Koma.id – Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memutuskan untuk hengkang dari koalisinya dengan Prabowo Subianto.
Akibat hengkangnya PKB, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti mengatakan Prabowo Subianto kehilangan jangkar masuk Islam moderat.
Qodari: Tuntutan Hentikan MBG Salah Besar
“Kesulitan Prabowo mencari jangkar masuk ke kelompok Islam Moderat. Semasa bersama PKB, kebutuhan itu dijembatani oleh PKB,” kata Ray Sabtu (2/9/2023).
Sekarang kata Ray, hanya bertumpu kepada PAN. Tapi asosiasi PAN ke kelompok Islam Moderat itu tidak terlalu tinggi.
“Pada tingkat tertentu, ini kerugian bagi Prabowo. Lebih-lebih jika Prabowo misalnya tidak berpasangan dengan Gibran,” kata Ray.
Menurut Ray itu menjadi kerugian lainnya untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
“Maka kerugiannya bisa dua kali lipat. Tiga partai ini sudah pernah kerja sama di Pilpres 2014 lalu. Dan saat itu mereka mengalami kekalahan. Kini, mereka ulangi lagi. Dengan komposisi yang jauh lebih sedikit sulit membayangkan kemenangannya,” tutupnya.













