Koma.id – Pro dan kontra terus mewarnai rencana renovasi Jakarta International Stadium (JIS). Pemerintah pusat menyebut bahwa stadion yang dibangun pada masa kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, itu belum memehuhi standar FIFA.
Pegiat media sosial Yusuf Muhammad pun menilai JIS perlu diperbaiki agar tak terulang kejadian Tragedi Kanjuruhan.
“Dengerin omongan penonton yang ingin memasuki JIS. Jangan sampai deh tragedi Kanjuruhan terulang,” katanya, sambil mengunggah potongan video suasana di pintu masuk JIS lewat akun media sosial Twitternya, dikutip Rabu (5/7/2023).
Dalam video yang diunggah, terdengar suara perekam yang menyebut bahwa suasana terlalu padat. Sang perekam mengatakan, dibutuhkan tambahan pintu sebagai akses keluar/masuk JIS.
“Sekarang tinggal netizen mau percaya siapa. Percaya penonton yang memberikan testimoni dalam video ini atau percaya buzzer Anies Baswedan yang dibayar untuk pencitraan majikan?” tuturnya.
Yusuf Muhammad lantas menjelaskan, setidaknya ada tiga permasalahan yang harus dibenahi dari JIS.
“Masalah JIS yang harus dibenahi: (1) Akses Pintu Masuk Stadion; (2) Rumput stadion; (3) Sarana pendukung transportasi dan area kantong parkir,” pungkasnya.
Coba deh perhatikan video ini! Dengerin omongan penonton yg ingin memasuki JIS. Jangan sampai deh tragedi Kanjuruhan terulang.
Skrg tinggal netizen mau percaya siapa. Percaya penonton yg memberikan testimoni dlm video ini atau percaya buzzer Abas yg dibayar untuk pencitraan… pic.twitter.com/zS9sVjLOwI
— Dumdum (@yusuf_dumdum) July 5, 2023













