Koma.id – Viral video pimpinan Ponpes Al Zaitun Panji Gumilang naik pitam melakukan interogasi (marahi) anggota Polisi berpakaian preman dari Polda Jawa Barat (Jabar) yang sedang bertugas dengan menanyakan surat perintah.
Sehingga video tersebut pun menjadi perbincangan publik dan mempertanyakan siapa di balik Al Zaytun sehingga sangat luar biasa. Bahkan netizen juga meminta agar Pemerintah segera bertindak terhadap Ponpes Al Zaitun tersebut.
Merespons hal tersebut, Gerakan Pemerhati Kepolisian (GPK) pun meminta Polri untuk tidak takut intervensi dari pihak manapun termasuk Ponpes Al Zaitun dalam hal menjalankan tugas disana.
“Anggota berpakaian preman yang sedang bertugas, berhak dan wajib membela diri, jika ada pihak lain yang menghalang-halangi bahkan menyerang tugas mereka,” tegas Ketua GPK Abdullah Kelrey, hari ini.
Dullah menjelaskan bahwa Polri adalah aparat penegak hukum negara yang tugas utamanya adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara luas.
“Jadi ya tugas setiap anggota Polri, dilindungi oleh undang-undang. Dengan demikian, tindakan tegas dan terukur anggota Polri tersebut, dijamin oleh undang-undang,” sebutnya.
Dia pun mempertanyakan siapa sosok dibalik Ponpes Al Zaitun ini sehingga menjadi sangat luar biasanya tidak ada satupun yang bisa menegurnya. Pemerintah dan MUI pun belum ada gebrakan signifikan terkait temuan ini.
“MUI dan Pemerintah harus bergerak cepat, jangan dibiarkan berlarut. Jangan sampai Al Zaitun jadi puncak gunung es,” pungkasnya.













