Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HukumKeamanan

Analisa Pengamat Terorisme Soal Penembakan di Kantor MUI Jakarta Pusat, Begini Katanya

Views
×

Analisa Pengamat Terorisme Soal Penembakan di Kantor MUI Jakarta Pusat, Begini Katanya

Sebarkan artikel ini
Analisa Pengamat Terorisme Soal Penembakan di Kantor MUI Jakarta Pusat, Begini Katanya

Koma.id Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) yang juga pengmat terorisme, Harist Abu Ulya menilai pelaku penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak terikat dengan jaringan terorisme. Pelaku diketahui bernama Mustopa asal Lampung.

“Ini orang depresi yang sudah dua kali datang ke kantor MUI pusat tahun kemarin, untuk ketemu pimpinan,” kata Harist saat dikonfirmasi, Selasa.

Silakan gulirkan ke bawah

Dugaan ini muncul, kata Harist, usai ia menelusuri rekam jejak Mustopa yang pernah mengaku sebagai wakil nabi.

Bahkan, lanjut Harist, kedatangan Mustopa ke Kantor MUI bertujuan untuk meminta pengakuan jika dirinya merupakan seorang nabi.

“Ini sosok mengklaim bahwa dia adalah seorang nabi dan motif datang ke kantor MUI minta pengakuan,” ucap Harist.

“Jadi kelihatannya ada problem psikis, ada depresi,” Harist menambahkan.

Harist juga menyayangkan kematian Mustopa yang saat itu sempat diringkus oleh petugas kepolisian.

Seharusnya kata dia, jika pelaku masih dalam keadaan hidup, polisi bisa mengulik motif Mustopa melalukan penyerangan di kantor MUI.

“Seharusnya kalau dia masih hidup kan, enak dia (pelaku) ditanyai (keterangan) termasuk asal senjata yang dia punya,” tutupnya.

Diketahui, Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat ditembaki oleh orang tak dikenal pada Selasa (2/5/2023). Kepolisian memastikan pelaku penembakan tewas atas kejadian ini.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.