Koma.id – Polri di semua tingkatan wilayah, massif melaksanakan kegiatan “Jumat Curhat” mulai awal tahun 2023. Program ini diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Jumat Curhat adalah salah satu upaya untuk semakin mendekatkan fungsi Polri kepada masyarakat.
Relawan Muda Indonesia (RMI) yang diinisiasi oleh mantan Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Beny Papa, menyampaikan apresiasi adanya terobosan baru Polri tersebut.
“Awal tahun ini, kembali kita melihat terobosan baru dibuat oleh Kapolri yakni “Jumat Curhat”. Kami menilai ini merupakan langkah konkrit Polri untuk meyakinkan masyarakat dalam memperoleh kepastian hukum,” tegasnya.
Beberapa terobosan penting yang dilakukan Polri saat ini, antara lain pengungkapan kasus secara transparan yang menjerat oknum Polri. Selain itu Polri dibawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengusut kasus tambang ilegal tanpa pandang bulu. Beny menyambut baik hal positif tersebut.
Beny juga menyebut penghapusan Tilang Manual juga program yang harus diapresiasi. Menghapus Tilang Manual adalah bukti keseriusan Kapolri untuk menjadikan institusi Polri sebagai lembaga terdepan dalam pelayanan untuk masyarakat.
“Kami memahami bahwa tahun 2022 salah satu tahun terberat dalam kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Apalagi dengan beragam kasus yang bersentuhan dengan oknum kepolisian, sehingga menghadirkan berbagai terobosan kebijakan maupun program untuk semakin merekatkan kembali Polri dengan masyarakat menjadi sangat penting,” ujar Beny Papa.
Beny menuturkan, esensi Jumat Curhat yakni ruang menyampaikan aspirasi oleh masyarakat yang tak bersekat. Jika program Jumat Curhat dijalankan secara konsekuen maka diyakini kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin tinggi. Jumat Curhat merupakan ajang konfirmasi Polri secara langsung atas kasus yang dialami oleh masyarakat.
“Dukungan dan penerimaan masyarakat terhadap kegiatan ini juga menjadi sangat penting sebab ini akan menjawab kegelisahan yang dialami masyarakat khususnya berkaitan dengan persoalan hukum,” jelasnya.













