Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
DaerahEkonomiInternasionalRagam

Menparekraf Apresiasi e-VoA Dukung Pengembangan Pariwisata RI

Views
×

Menparekraf Apresiasi e-VoA Dukung Pengembangan Pariwisata RI

Sebarkan artikel ini
Menparekraf Apresiasi e-VoA Dukung Pengembangan Pariwisata RI

Koma.id Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) kunjungi Bandara Soekarno Hatta, Tangerang dalam rangka melihat inovasi teknologi imigrasi bandara Soekarno-Hatta, dalam kunjungannya sang Menteri Sandiaga Uno berharap akan banyaknya wisatawan mancanegara datang ke Indonesia, namun begitu Sandi meminta diwaspadai masuknya wisatawan China karena Covid-19 kembali meningkat di negara Tirai Bambu tersebut.

Dengan di dampingi pejabat Imigrasi serta Angkasa Pura II selaku pengelola bandara, Menparekraf meninjau langsung inovasi teknologi imigrasi, yaitu Elektronik Visa On Arrival atau e-VoA yang disiapkan di terminal kedatangan internasional.

Silakan gulirkan ke bawah

e-VoA memudahkan wisatawan mancanegara untuk membayar visa masuk, sehinga tanpa harus mengantri untuk mendapatkan visa ijin tinggal sementara , sehingga dapat mengurangi antrian penumpang bagi warga negara asing.

Selain itu, keberadaan aplikasi ini akan mempermudah dan menghemat waktu karena wisatawan tidak perlu pusing menukar mata uangnya dulu ke mata uang Rupiah untuk membayar e-VoA.

“Jalur transaksi yang tersedia dapat menggunakan kartu kredit atau kartu debit yang termasuk dalam jaringan Visa atau Mastercard,” kata Sandiaga di Bandara Soeta Jumat (14/01/2023)

Menparekraf Apresiasi e-VoA Dukung Pengembangan Pariwisata RI
Menparekraf Apresiasi e-VoA Dukung Pengembangan Pariwisata RI

Dalam kunjungannya Sandiaga Uno menargetkan 7,4 juta wisatawan masuk ke Indonesia pada periode tahun 2023 ini, selama ini wisatawan mancanegara yang mendominasi masuk ke Indonesia adalah dari kawasan asia seperti Korea, Jepang, China, Malaysia dan Singapura.

Bagi Menparekraf dengan adanya inovasi teknologi berupa e-VoA dari imigrasi dapat memperlancar pelayanan dan mengurangi antrian penumpang khususnya WNA disamping itu akan melakukan monitoring serta evaluasi tiap bulan agar nanntinya dapat sesuai target.

Namun begitu untuk beberapa pekan kedepan kita akan melakukan protokol kesehatan secara ketat bagi wisatawan mancanegara khususnya dari china, karena wabah Covid-19 kembali meningkat di negara Tirai Bambu tersebut, tapi tetap mentargetkan 253.000 wisatawan dari china di tahun 2023.

“Bagi WNA yang menggunakan VoA akan dikenai biaya Rp500.000 dan VoA berlaku hingga 30 hari, serta dapat diperpanjang satu kali untuk mendapatkan tambahan 30 hari lagi,” jelasnya

Saat ini WNA dari 86 negara dapat masuk Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta, penumpang WNA lebih cepat mengunakan e-VoA cukup dengan menunjukan QR Code pada e-VoA pada konter imigrasi, sehingga optimis target 7,4 juta wisatawan mancanegara datang ke Indonesia tahun 2023 dapat tercapai.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.