Koma.id – Dalam rangka mendorong percepatan pemulihan pascamusibah gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, berbagai langkah mulai ditempuh.
Seperti, personel Brimob Polri, relawan, guru dan mahasiswa mendirikan tenda darurat di Kampung Pasir Malang, Desa Galuga, Cugenang. Langkah ini bagian dari memberikan kegiatan belajar mengajar anak-anak TK dan SD di kampung tersebut.
Heboh “Sale Indonesia” hingga “Buang Rupiah”, Haris Moti: Tidak Membangun Kedaulatan Bangsa
Anggota Brimob Relawan Mengajar, AKBP Bambang Wiji Asmoro, mengatakan langkah ini juga sebagai bagian operasi kemanusiaan bertugas untuk menghadirkan negara ditempat terjauh sekalipun. Tujuan ini untuk mengembalikan aktifitas dan trauma healing kepada korban terdampak gempa Cianjur.
“Manuver menuju area sini harus menggunakan armada darat yakni motor trail dan armada udara helikopter untuk pendorongan logistik dan berbagai peralatan pendukung lainnya,” kata Bambang.
Untuk diketahui, untuk melakukan kegitan kemanusiaan ini, para relawan ini di antar menggunakan helikopter karena lokasi yang cukup terpencil dan hanya bisa dilalui lewat udara dan motor.








