Koma.id – Founder Cyrus Network, Hasan Nasbi, angkat suara perihal deklarasi Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden oleh Partai NasDem beberapa waktu yang lalu. Hasan Nasbi dalam kalkulasi politiknya menerangkan bahwa dalam politik jangan mengedepankan emosionall apalagi terlalu bereuforia.
“Jadi politik ini enggak boleh dibawa emosional. Politik ini juga gak boleh dibawa terlalu euforia. Belum-belum sudah orgasme atau belum-belum sudah frustasi. Jalani aja dengan baik,” ujar Hasan Nasbi di Kanal YouTubenya, dikutip Koma.id, Kamis (6/10/2022).
“Kalau saya melihat politik itu berdasarkan kalkulasi. Kalkulasi yang nyaris tanpa emosi. Kalau kesannya berpihak itu bukan karena emosional berpihaknya tapi lagi-lagi karena kalkulasi,” sambung Hasan Nasbi.
Kendati demikian, pencapresan Anies Baswedan oleh NasDem dinilai sebagai langkah positif yang perlu diapresiasi. Namun, kata Hasan Nasbi, Anies tetap memiliki ujian yang sangat berat dalam merajut dan mejahit koalisi dengan segala tawaran-tawaran politiknya.
“Bahwa ini adalah langkah positif buat Anies Baswedan, iya. Harus diakui ini langkah positif. Karena sebelum turun dari jabatan gubernur mas Anies dapat satu partai. Tapi PR mas Anies gak cuma dapat satu partai, PR dia dapat tiga partai, itu ujian buat mas Anies. Dan itu ujian yang tidak gampang karena koalisi lain juga berkepentingan untuk mencari partai lagi memperbesar koalisi mereka,” ujar dia.
Kata Hasan Nasbi, Anies dan NasDem juga harus dapat meyakinkan PKS dan Demokrat agar mendapat dukungan dan memperkuat koalisi pilpres mendatang. Dan ini, tegas dia, bukan perkara mudah.
“Nah ini kan yang akan jadi tantangan. Jadi bukan hanya mas Anies harus meyakinkan Partai PKS atau Demokrat untuk mendukung dia, tapi juga meyakinkan tawaran dia enggak bisa ditolak. Kenapa? Yang lain juga memberikan tawaran. Koalisi lain juga memberikan tawaran kepada Demokrat dan PKS. Jadi memang ini tidak gampang,” paparnya.
“Dan apakah mas Anies sanggup melaksanakan itu? Kita lihat nanti. Jangan underestimate tapi ya liat nanti. Tapi kalau ditanya lagi kepada saya, sanggup gak? Kemingkinan besar tidak sanggup,” tukasnya.












