Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Lemkapi: Divisi Propam Sudah Bagus, Sambo Hanya Oknum

Views
×

Lemkapi: Divisi Propam Sudah Bagus, Sambo Hanya Oknum

Sebarkan artikel ini
Edi Hasibuan Lemkapi
Edi Hasibuan. (Foto: Istimewa)

Koma.id Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan menilai Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) saat ini sudah bagus.

Hal ini diungkapkan Edi Hasibuan dalam rangka merespon wacana pemerintah untuk merombak Divisi Propam yang sebelumnya diutarakan Menko Polhukam Mahfud MD.

Silakan gulirkan ke bawah

“Jadi saya belum paham betul maksud Menko Polhukam dipecah seperti apa. Sebetulnya kalau kita melihat Divisi Propam Polri sebetulnya sudah bagus, strukturnya sudah bagus,” kata Edi kepada Koma.id, Senin (3/10/2022).

Ditegaskan Edi, pangkat bintang 2 dinilai yang pantas dan cocok melakukan penguasaan terhadap semua jajaran Polri dalam Divisi Propam.

“Jangan sampai diturunkan jadi bintang 1, nanti tidak dianggap. Kemudian juga nanti jadi bintang 3. Menurut pandangan kami posisi struktur organisasi di Divisi Propam Polri sudah bagus saat ini. Dia akan membawahi Paminal, Wabprof, Provost,” katanya.

“Tiga biro ini memiliki kewenangan yang berbeda-beda. Jadi saya sendiri juga tidak tahu maksudnya Menko Polhukam dipecah itu seperti apa,” bebernya.

Menurut Edi, Divisi Propam yang sempat dijabat oleh Ferdy Sambo adalah oknum yang dianggap menyalahgunakan wewenang dan kekuasaannya.

“Sambo ini kan oknum tidak semua Kadiv Propam seperti dia. Artinya karena memang masing-masing orang beda-beda gaya,” tegasnya.

Menko Polhukam Mahfud MD sebelumnya merekomendasikan Propam Polri dipecah. Tujuannya, agar tak terjadi kesewenangan kekuasaan atau abuse of power.

Mahfud MD sedianya merekomendasikan Propam Polri dipecah. Tujuannya, agar tak terjadi kesewenangan kekuasaan atau abuse of power.

“Kita juga merekomendasikan perombakan struktural secara terbatas yaitu Divisi Propam supaya kewenangannya dipecah, tidak lagi menjadi seperti kekuatan tersendiri yang menakutkan, juga menakutkan orang di atasnya,” ujar Mahfud.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.