Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
EkonomiHeadline

Tarif Naik, Driver Ojol Bisa Kehilangan Konsumen hingga Penghasilan Menyusut

Views
×

Tarif Naik, Driver Ojol Bisa Kehilangan Konsumen hingga Penghasilan Menyusut

Sebarkan artikel ini
Tarif Naik, Driver Ojol Bisa Kehilangan Konsumen hingga Penghasilan Menyusut

Koma.id – Kementerian Perhubungan mengundur waktu penetapan Kenaikan tarif ojek online (ojol) dari yang semula tanggal 14 Agustus 2022 menjadi 29 Agustus 2022.

Langkah itu dilakukan guna memasifkan sosialisasi kepada masyarakat dan juga peninjuan kembali aturan kebijakan berdasarkan masukan dari berbagai pihak.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara itu, Ekonom Universitas Airlangga (Unair) Rumayya Batubara mengatakan walau niat baik pemerintah untuk mensejahterakan driver ojol melalui kenaikan tarif, namun keputusan itu tidak selalu berhubungan dengan kesejahteraan driver.

Pasalnya, karakter pengguna ojol sangat sensitif terhadap harga. Jadi konsumen bisa memilih moda transportasi lain saat tarif ojol meninggi. Hal itu secara otomatis membuat pendapatan driver menurun.

“Misalkan jika sebelumnya bisa mendapatkan 10 penumpang, dengan adanya kenaikan ini penumpangnya jadi turun jadi 7 atau bahkan hanya 5. Perlu diingat, jumlah driver tetap sama, tapi penumpang berkurang,” ujar Rumayya, Kamis (18/7/2022).

Bahkan, berdasarkan studi Research Institute of Socio- Economic Development (RISED), lebih dari 50 persen konsumen pengguna ojol adalah masyarakat menengah bawah. Mereka memilih menggunakan ojol lantaran harganya terjangkau.

Apabila kenaikan tarif ojol terlalu tinggi, hal itu bisa menjadikan ojol tidak terjangkau lagi oleh sebagian besar konsumen.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.