Koma.id– Badan Pengusahaan (BP) Batam, telah merancang serangkaian program pelatihan untuk warga Pulau Rempang, Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri) yang sudah menempati hunian sementara. Langkah ini bertujuan menjaga produktivitas warga meskipun tidak tinggal di tepi laut.
Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad menjelaskan pelatihan ini bertujuan memberikan warga Pulau Rempang keterampilan baru untuk meningkatkan kemampuan mereka.
“Karena selama berada di hunian sementara para warga tersebut tentunya akan merasakan kebosanan karena bingung harus melakukan apa. Nah, dengan pelatihan ini, masyarakat memiliki kesibukan dan keterampilan baru agar tetap bisa berproduksi,” kata Sudirman Saad dikutip.
Selain itu, BP Batam juga berencana mendirikan UKM Center di sekitar lokasi hunian sementara warga Rempang. Di sana, warga akan mendapatkan pelatihan dalam berbagai bidang, termasuk menjahit dan memasak, dengan harapan produk-produk ini dapat dipasarkan di lokasi hunian sementara melalui UKM Centre.
Sudirman juga menekankan bahwa program ini tidak hanya sebatas pemindahan tempat tinggal, melainkan juga melibatkan pengembangan keterampilan. Selanjutnya, ada program pemberdayaan yang akan diimplementasikan.
Sementara untuk anak-anak Pulau Rempang, Sudirman menjamin mereka akan dapat diterima di sekolah negeri terdekat dari lokasi hunian sementara. Sementara untuk yang telah menyelesaikan pendidikan menengah atas (SMA/SMK), mereka akan diberikan pilihan, apakah ingin langsung bekerja dengan pelatihan khusus atau melanjutkan ke perguruan tinggi.
Kemudian kerja sama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) telah dilakukan, dan pemerintah akan berupaya memberikan beasiswa bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
“Pemerintah akan mengusahakan ada beasiswa untuk mereka,” tutup Sudirman.








