Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HajiOlahraga

Tumbang dari Irak, Dukungan Tak Surut: Jamaah Umrah Nobar di Tanah Suci Tetap Bangga pada Timnas

×

Tumbang dari Irak, Dukungan Tak Surut: Jamaah Umrah Nobar di Tanah Suci Tetap Bangga pada Timnas

Sebarkan artikel ini
Tumbang dari Irak, Dukungan Tak Surut: Jamaah Umrah Nobar di Tanah Suci Tetap Bangga pada Timnas

Koma.id | Jeddah, Arab Saudi – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Irak dengan skor tipis 0-1 dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Sabtu (12/10) malam. Namun, semangat dukungan dari para WNI di Tanah Suci tetap membara, termasuk dari rombongan jamaah umrah Darussalam Sukses Mandiri (DSM) yang menyaksikan langsung pertandingan di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

Meski hasil akhir tak berpihak pada Timnas Indonesia, para jamaah umrah yang hadir di tribun stadion menunjukkan antusiasme luar biasa. Mereka datang bukan hanya untuk beribadah, tapi juga membawa semangat nasionalisme hingga ke Timur Tengah.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami tidak kecewa sama sekali. Justru bangga karena Timnas Indonesia sudah melampaui ekspektasi. Bisa sampai fase ini, main di stadion internasional, itu luar biasa,” ujar Haudhi Akbar, jamaah asal Jakarta yang mengenakan koas jersey merah dan syal biru dari travel umroh DSM di tengah kerumunan suporter.

BACA JUGA : Mengurai Tantangan Umroh, Meniti Harapan di Raudhah

Muhammad Afrizal, jamaah muda asal Bekasi, menambahkan bahwa atmosfer stadion membuat momen ini terasa istimewa.

supporter timnas Indonesia di Arab Saudi
supporter timnas Indonesia di Arab Saudi

“Nonton langsung di stadion Jeddah, bareng jamaah lain, rasanya seperti mimpi. Meski kalah, kami tetap dukung. Ini bukan akhir, ini awal kebangkitan sepakbola Indonesia,” ujarnya penuh semangat.

Gol tunggal Irak dicetak oleh Zidane Iqbal di menit ke-75, memanfaatkan kelengahan lini tengah Timnas Indonesia. Meski sempat menguasai jalannya laga di babak pertama, skuad Shin Tae-yong gagal memaksimalkan sejumlah peluang.

Namun bagi para jamaah DSM, kehadiran mereka di stadion bukan sekadar menonton bola, melainkan bentuk cinta tanah air yang dibawa dalam perjalanan spiritual.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.