Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalOlahraga

Menpora Erick Thohir Ajak Dukungan Publik untuk Atlet RI di Asian Games 2026

×

Menpora Erick Thohir Ajak Dukungan Publik untuk Atlet RI di Asian Games 2026

Sebarkan artikel ini
Kemenpora Erick Thohir

Koma.id | Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak masyarakat memberikan dukungan penuh kepada kontingen Indonesia yang akan berlaga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. Ajang multievent olahraga terbesar di Asia itu berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Dalam acara Pesta Rakyat HUT ke‑81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Erick menegaskan dukungan publik sangat penting bagi semangat atlet.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami minta semua warga agar atlet kita tetap semangat untuk bisa mendapatkan emas sebanyak-banyaknya pada Asian Games 2026,” ujarnya. Senin (17/08).

Indonesia menargetkan empat medali emas pada Asian Games mendatang. Target ini disesuaikan dengan capaian pada Asian Games 2022, di mana Indonesia meraih tujuh emas. Namun, tiga nomor unggulan tidak dipertandingkan pada edisi 2026 sehingga target diturunkan. “Ya, memang disayangkan, tapi kita coba maksimalkan,” kata Erick.

Indonesia akan mengirimkan 432 atlet dan 148 ofisial dari 35 cabang olahraga. Selain itu, sekitar 60 petugas dari tim Chef de Mission (CdM) akan mendukung persiapan dan pelaksanaan kontingen.

Dalam acara Pesta Rakyat, Erick bersama Wakil Menpora Taufik Hidayat menyambangi gerai CdM yang menghadirkan pesepak bola Ivar Jenner dan pevoli putri Yolla Yuliana. Kehadiran mereka mendapat sambutan antusias dari warga. Erick mengapresiasi langkah CdM Todotua Pasaribu yang memanfaatkan momentum perayaan kemerdekaan untuk menggalang dukungan publik.

Erick menekankan perjuangan atlet di kancah internasional merupakan representasi nyata semangat kemerdekaan.

“Para atlet kita meninggalkan sekolah, meninggalkan kehidupan keseharian mereka untuk berusaha agar Merah Putih berkibar di kancah internasional,” katanya.

Menurut Erick, kemerdekaan bukan hanya seremoni, tetapi juga keberanian generasi muda untuk berprestasi dan mengharumkan nama bangsa.

“Indonesia adalah bangsa yang besar. Kita harus berani bermimpi dan berjuang mengharumkan Merah Putih di panggung dunia,” tegasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.