Koma.id– Tokoh Toleransi Indonesia, Haidar Alwi, mendukung langkah Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meningkatkan status operasi di Nduga, Papua menjadi siaga tempur. Khususnya setelah bertambah lagi korban jiwa dari prajurit TNI dalam operasi penyelamatan pilot Susi Air Capt Philip Mark Merthens.
Haidar, yang juga Presiden Haidar Alwi Institute mengutuk aksi brutal dan kebiadaban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Boni Hargens soal Pengamanan Demo 27 Agustus 2026, Anggap Polri Makin Dipercaya Jaga Keamanan
Ia juga turut serta mendoakan para prajurit TNI-Polri yang sedang bertugas di Papua senantiasa dilindungi Allah.
“Semoga Allah senantiasa menaungi dengan rahmat-Nya sehingga para prajurit selamat daripada kebiadaban KKB. Semoga konflik ini segera berakhir. Bravo TNI Polri yang sedang bertugas di sana,” kata Haidar Alwi, Rabu (19/4/2023).
Diketahui, total ada 36 prajurit menjadi korban penyerangan KKB. Selain satu prajurit gugur dan 4 orang hilang, ada 4 di antaranya terluka dan 27 lainnya dalam kondisi sehat.
Sementara korban luka sudah dievakuasi dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.








