Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Sambut Hari Santri Nasional, PGNI Lampung Gelar Ngaji Kebangsaan di Pesantren Gandeng Ken Setiawan

×

Sambut Hari Santri Nasional, PGNI Lampung Gelar Ngaji Kebangsaan di Pesantren Gandeng Ken Setiawan

Sebarkan artikel ini
Img 20261006 Wa0004

Koma.id, LAMPUNG — Menjelang peringatan Hari Santri Nasional 22 oktober 2026, Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Lampung menggelar rangkaian road show “Ngaji Kebangsaan” di sejumlah pondok pesantren di wilayah Provinsi Lampung.

Melalui program ini, PGNI mengajak para santri meneladani peran sejarah santri dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Silakan gulirkan ke bawah

Ketua PGNi lampung Ust Mas Amiruddin menyatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk menyemarakkan momentum Hari Santri sekaligus memperkuat nilai-nilai nasionalisme dan moderasi beragama di kalangan santri, terutama dalam mengahdapi tantangan jaman.

PGNI Lampung juga menggandeng narasumber eks radikalis Ken Setiawan yang saat ini mendirikan lembaga NII Crisis Center atau pusat rehabilitasi korban NII yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pemuda dan Pendidikan Forum koordinasi Pencegahan Terorisme ( FKPT) Provinsi Lampung.

Kegiatan Ngaji Kebangsan ini di pandu oleh moderator dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung H. Amrullah Rofa’i M. Pd.

Kami sengaja menghadirkan Ken Setiawan karena dia adalah sosok yang pernah terlibat aktif dalam kelompok radikal, tapi kini telah insyaf dan kembali ke NKRI selanjutnya aktif dalam gerakan anti radikalisme bersama pemerintah.

Amirudin mengaku prihatin banyak santri dan guru ngaji di Lampung yang ditangkap aparat Densus 88 karena berafiliasi dengan jaringan terorisme.

Bahkan ada satu pesantren di Lampung yang 90 penghuninya terdiri dari guru dan santrinya berafiliasi dengan jaringan terorisme, tapi saat ini telah dibina oleh aparat Densus 88.

Amiruddin menyampaikan, narasumber akan menyampaikan pengalaman bergabung dalam kelompok radikal serta mengulas korelasi mendalam antara nilai-nilai keislaman dan Pancasila dalam menjaga keutuhan NKRI.

Hari Santri merupakan momen refleksi bagi para santri untuk tetap menjadi garda terdepan dalam merawat kerukunan bangsa. Ujar Amirudin.

Rangkaian road show ini dijadwalkan menyambangi puluhan pesantren dan madrasah di berbagai kabupaten/kota se-Lampung hingga puncak peringatan Hari Santri Nasional.

Selain dialog kebangsaan, acara turut diisi dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, refleksi perjuangan ulama, serta apresiasi bagi para santri yang aktif berpartisipasi.

PGNI Lampung juga membagikan kacamata baca secara gratis kepada guru ngaji di pesantren lokasi kegiatan ngaji kebangsan.

Pembagian kacamata baca gratis di khususnya kepada guru ngaji yang mengalami hambatan penglihatan agar dapat menjalani aktivitas sehari hari dengan lebih nyaman dan produktif.Tutup Amiruddin.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.