Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Said Didu: Isu Reformasi Polri Dibahas dalam Pertemuan dengan Presiden Prabowo

×

Said Didu: Isu Reformasi Polri Dibahas dalam Pertemuan dengan Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Said didu
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu. (Foto/Istimewa)

Koma.id Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, turut hadir dalam undangan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional yang selama ini dikenal kritis terhadap pemerintah di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026). Pertemuan berlangsung hampir empat jam, sejak pukul 17.00 WIB hingga sekitar 20.45 WIB.

Menurut Said, diskusi berjalan dinamis dan membahas berbagai isu strategis serta sensitif terkait masa depan bangsa. Presiden Prabowo membuka ruang dialog dan mendengarkan pandangan para tokoh secara terbuka.

Silakan gulirkan ke bawah

“Diskusi berlangsung sangat dinamis. Presiden mendengarkan dengan baik dan berdiskusi mengenai banyak isu strategis dan sensitif demi perbaikan bangsa ke depan,” kata Said Didu.

Ia menyebut, dalam pertemuan itu disepakati bahwa agenda pengembalian kedaulatan negara dan kedaulatan rakyat harus menjadi prioritas utama pemerintahan. Selain itu, pemberantasan korupsi dan pengelolaan sumber daya alam juga menjadi perhatian penting dalam pembahasan.

Said Didu menambahkan, sejumlah isu strategis lain turut dibahas, antara lain reformasi kepolisian, isu kemanusiaan internasional seperti situasi Gaza, hingga berbagai persoalan nasional lainnya.

Sementara itu, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo juga memaparkan hasil kunjungan kerjanya ke Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, yang baru-baru ini diikutinya.

Menurut Abraham, salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah soal reformasi kepolisian. Ia menyebut, mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Susno Duadji secara khusus menyoroti bahwa reformasi kepolisian akan benar-benar berjalan apabila disertai pergantian pucuk pimpinan di tubuh Polri.

“Pak Susno menegaskan bahwa reformasi kepolisian baru akan nyata jika ada pergantian pimpinan Kapolri,” ujar Abraham.

Abraham juga mengungkapkan, Presiden Prabowo secara terbuka menyampaikan pandangannya mengenai posisi institusi kepolisian dalam sistem ketatanegaraan. Menurut dia, Prabowo menyatakan tidak menutup kemungkinan adanya perubahan struktur kelembagaan Polri di masa depan.

“Presiden secara eksplisit mengatakan tidak ada yang mustahil jika suatu saat kepolisian berada di bawah kementerian,” kata Abraham.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Said Didu, Abraham Samad, mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji, serta beberapa tokoh nasional lainnya.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.