Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Sahabat Polisi dan BPI KPNPA-RI Siapkan Aksi Damai, Dukung Reformasi Polri di Bawah Kapolri Suyudi

×

Sahabat Polisi dan BPI KPNPA-RI Siapkan Aksi Damai, Dukung Reformasi Polri di Bawah Kapolri Suyudi

Sebarkan artikel ini
Dukungan Untuk Kapolri Suyudi Mengalir Sahabat Polisi Dan Bpi Kpnpari Siapkan Aksi Damai Qic

Koma.id, JAKARTA – Dukungan terhadap agenda reformasi dan pembenahan internal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto terus mengalir. Kali ini, dukungan disampaikan Sahabat Polisi Indonesia dan Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA-RI).

Kedua organisasi tersebut menyatakan dukungan terhadap langkah pembenahan institusi Polri, termasuk penindakan terhadap oknum anggota yang melakukan pelanggaran. Dukungan itu juga akan diwujudkan melalui rencana aksi damai bersama sejumlah elemen masyarakat sipil di depan Markas Besar (Mabes) Polri.

Silakan gulirkan ke bawah
Baca juga:
KMI Desak Kapolri Suyudi Bongkar Aktor Intelektual di Balik Dugaan Penyadapan Presiden

Ketua Umum Sahabat Polisi Indonesia, Fonda Tangguh, mengatakan langkah pembenahan internal yang dilakukan Kapolri Suyudi sejalan dengan harapan masyarakat terhadap kepemimpinan baru di tubuh Polri.

Menurut Fonda, sejak awal kepemimpinan Suyudi telah muncul harapan agar agenda reformasi dan perbaikan institusi kepolisian dapat berjalan secara konsisten.

Ia menilai komitmen pembenahan internal menjadi bagian penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya institusi kepolisian yang profesional dan bertanggung jawab.

Meski demikian, Fonda menegaskan bahwa reformasi Polri tidak boleh hanya berfokus pada penindakan terhadap anggota yang melanggar aturan. Pembenahan tersebut juga harus diikuti peningkatan kualitas pelayanan publik agar masyarakat dapat merasakan perubahan secara langsung.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Menurutnya, pelayanan kepolisian harus diberikan secara gratis tanpa pungutan liar serta didukung respons petugas yang cepat dalam menindaklanjuti setiap kebutuhan dan laporan masyarakat.

“Perbaikan layanan publik itu juga paling ditunggu masyarakat. Setelah oknum petugas kepolisian yang nakal ditindak, perbaikan layanan akan lebih mudah untuk dilakukan,” ujar Fonda dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Ia menambahkan, kualitas pelayanan menjadi salah satu tolok ukur penting keberhasilan reformasi kepolisian. Masyarakat tidak hanya membutuhkan penegakan hukum yang tegas, tetapi juga pelayanan yang mudah diakses, cepat, transparan, dan tidak diskriminatif.

Sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pembenahan tersebut, Sahabat Polisi Indonesia berencana menggelar aksi damai bersama sejumlah elemen masyarakat sipil di depan Mabes Polri.

Fonda menyebut aksi tersebut dimaksudkan sebagai bentuk penyampaian aspirasi sekaligus dukungan masyarakat terhadap upaya reformasi yang tengah dijalankan Kapolri Suyudi.

Melalui aksi damai itu, pihaknya ingin menunjukkan bahwa agenda perbaikan institusi kepolisian membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat. Reformasi Polri dinilai tidak cukup hanya dilakukan melalui kebijakan internal, tetapi juga memerlukan pengawasan serta partisipasi publik.

Dukungan Sahabat Polisi Indonesia dan BPI KPNPA-RI tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari dorongan masyarakat agar reformasi Polri berjalan berkelanjutan, mulai dari pembenahan organisasi, penegakan disiplin anggota, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan demikian, perubahan di tubuh Polri tidak hanya terlihat dari penindakan terhadap oknum yang melanggar, tetapi juga tercermin dalam pelayanan kepolisian yang semakin profesional, humanis, transparan, dan dipercaya masyarakat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.