Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaPolitik

Roy Suryo Akan Hadirkan Saksi Terkait Pasar Pramuka dalam Sidang Polemik Ijazah Jokowi

×

Roy Suryo Akan Hadirkan Saksi Terkait Pasar Pramuka dalam Sidang Polemik Ijazah Jokowi

Sebarkan artikel ini
Roy Suryo di PN Jaksel
Roy Suryo saat berada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Koma.id Roy Suryo, Pakar Telematika sekaligus yang mengajukan tudingan terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menyatakan akan menghadirkan saksi yang diklaim mengetahui secara langsung informasi terkait Pasar Pramuka dalam persidangan perkara tersebut.

Roy Suryo kemudian mendesak aparat kepolisian untuk menelusuri kembali jejak informasi dan fakta yang berkaitan dengan Pasar Pramuka. Ia menilai, jika pihak berwenang bersikap objektif, perkara ini seharusnya dapat diungkap secara tuntas.

Silakan gulirkan ke bawah

“Soal Pasar Pramuka ini penting. Kalau saja aparat kepolisian tuh mau objektif, periksa Pasar Pramuka. Hadirkan kembali delapan tersangka yang dulu ketika terlibat misalnya ketika kasus kebakaran,” kata Roy Suryo dalam program Interupsi di iNews TV, dikutip.

Ia kemudian menyinggung sosok berinisial P yang bergelar Profesor, dan meminta kepolisian turut memeriksa orang tersebut beserta jajarannya yang beroperasi di lokasi itu.

“Periksa itu orang yang namanya Profesor P itu. Periksa itu eh apa, anak buahnya di situ,” tuturnya.

Roy juga merujuk pada penelitian yang telah disusun secara rinci oleh mantan intelijen, Sri Radjasa Chandra, yang mengulas keterkaitan antara aktivitas di Pasar Pramuka dengan polemik ijazah Jokowi.

Lebih lanjut, Roy Suryo menyayangkan belum dilakukan pengungkapan ulang atas fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa di Pasar Pramuka. Ia menyebut adanya kios yang diduga menjadi lokasi pembuatan dokumen, dan sejumlah orang yang pernah mengaku terlibat dalam proses tersebut. Salah satu dari tujuh orang yang disebut telah teridentifikasi, dan dijanjikan akan dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan.

“Pasar Pramuka kayak gitu tidak dibongkar lagi fakta-faktanya, tidak dibongkar lagi peristiwanya. Jelas ada kiosnya, yang itu kemudian mengaku membuat tujuh orang itu sudah dikejar, dan salah satu orang dari tujuh itu Insya Allah nanti akan hadir di saksi,” tandasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.