Koma.id – Keinginan Presiden Perancis Emmanuel Macron mengunjungi Candi Borobudur akhirnya terwujud. Ia tiba bersama rombongan Presiden Prabowo Subianto sekitar pukul 13.40 WIB, sepulang dari acara di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5).
Iring-iringan kendaraan kepresidenan dua negara ini disambut meriah oleh para pelajar yang mengenakan pakaian adat di sepanjang jalan kompleks Candi Borobudur, sambil mengibarkan bendera kecil kedua negara.
Presiden Prabowo di iringan paling depan, tampak menyapa dari rooftop mobil kepresidenan berkelir putih, MV3 Garuda Limousine yang ditungganginya. Sementara di belakangnya, presiden Perancis menyapa dari balik jendera sedan Mercedes Benz warna hitamnya.
Haris Moti: Tuntutan Aksi 27 Agustus Sejalan dengan Kebijakan Prabowo, Waspadai Provokasi
Rombongan kepresidenan dua negara ini mengitari jalan di kompleks Candi Borobudur yang hijau dan asri. Saat turun dari mobil kepresidenan, kedua presiden ini kompak tak lagi mengenakan jas. Melainkan hanya mengenakan kemeja lengan panjang warna putih.
Bahkan, Presiden Macron terlihat melepaskan arloji, lalu menyerahkan kepada stafnya. Kedua pemimpin negara yang tampil lebih santai dan kasual ini disambut oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya dan Direktur Utama Injourney Maya Watono.
Presiden Prabowo dan Presiden Macron lalu berjalan kaki, di bawah pepohanan rindang di kompleks Borobudur. Keduanya kompak melipat lengan kemeja sambil mengobrol santai hingga mendekat ke Candi. Di depan situs warisan dunia itu, kedua pemimpin negara ini foto bareng.
Setelah kunjungan ke Magelang, Presiden Macron dijadwalkan melanjutkan perjalanannya ke Singapura. Indonesia menjadi negara kedua yang dikunjungi Presiden Macron dalam rangkaian tur Indo-Pasifik setelah Vietnam.














