Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Prabowo Minta Nama Korporasi di Balik Sawit yang Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

×

Prabowo Minta Nama Korporasi di Balik Sawit yang Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Sebarkan artikel ini
Hrmia7mamaalohc
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rataa (rapat terbatas) salam penanganan bencana karhutla.

KOMA.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meminta agar korporasi yang diduga berada di balik munculnya perkebunan sawit di lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat segera ditelusuri. Prabowo bahkan meminta nama-nama perusahaan tersebut dilaporkan kepadanya.

Prabowo menyampaikan hal itu setelah mendengar laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengenai kondisi sejumlah lokasi bekas karhutla di Kalimantan Barat.

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam rapat terbatas mengenai perkembangan penanganan bencana alam yang digelar secara virtual pada Senin (7/9/2026), Suharyanto melaporkan adanya indikasi perubahan fungsi lahan yang berlangsung sangat cepat setelah kebakaran.

“Kalimantan Barat terlihat di gambar lokasi yang baru saja kebakar, belum selesai kebakarannya di tempat lain, lokasi itu sudah berubah jadi rencana penanaman pohon, pohon sawit,” kata Suharyanto.

Laporan tersebut langsung mendapat perhatian Prabowo. Presiden mempertanyakan apakah kebakaran yang kemudian diikuti dengan perubahan lahan menjadi perkebunan sawit tersebut merupakan perbuatan masyarakat atau dilakukan oleh korporasi.

“Saya tertarik juga ya itu yang apa, habis kebakaran langsung jadi lahan perkebunan dalam waktu yang sangat singkat. Jadi ini benar-benar kesengajaan dan apakah ini rakyat atau ini korporasi,” tegas Prabowo.

Presiden kemudian meminta agar dugaan tersebut tidak berhenti pada laporan awal, melainkan ditelusuri secara serius untuk mengetahui pihak yang bertanggung jawab.

“Tapi tolong diselidiki terus, dan saya minta segera nama-nama korporasinya itu, sampaikan ke saya,” ujar Prabowo.

Permintaan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap dugaan praktik pembukaan lahan dengan memanfaatkan kebakaran sebagai bagian dari proses pengembangan perkebunan.

Pemerintah diminta memastikan apakah perubahan lahan yang terjadi setelah karhutla memiliki keterkaitan dengan aktivitas perusahaan tertentu atau merupakan kejadian yang tidak berkaitan dengan kepentingan korporasi.

Sebelumnya, Prabowo juga telah meminta penegakan hukum terhadap korporasi yang terbukti terlibat dalam karhutla, termasuk perusahaan yang diduga membuka lahan perkebunan dengan cara membakar.

Dalam konteks laporan dari Kalimantan Barat tersebut, Presiden kini meminta identitas korporasi yang diduga terlibat segera diungkap dan dilaporkan kepadanya.

Dengan demikian, pemerintah tidak hanya berfokus pada pemadaman dan penanganan dampak karhutla, tetapi juga mendorong pengusutan terhadap kemungkinan adanya aktivitas yang memanfaatkan lahan pascakebakaran untuk kepentingan perkebunan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.