Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaHukumKeamanan

Patroli TNI di Nduga Diserang, 2 Anggota Kelompok Bersenjata Tewas Ditembak

×

Patroli TNI di Nduga Diserang, 2 Anggota Kelompok Bersenjata Tewas Ditembak

Sebarkan artikel ini
Patroli TNI di Nduga Diserang, 2 Anggota Kelompok Bersenjata Tewas Ditembak

Papua Pegunungan  – Kontak tembak antara pasukan elite TNI yang tergabung dalam Komando Operasi (Koops) TNI Habema dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pecah di Kampung Nonggoloit, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Dua orang yang diduga kuat pentolan KKB Kodap III/Ndugama-Nderakma tewas di lokasi kejadian.

Insiden pertempuran frontal ini terjadi saat personel Satgas Rajawali VI Den 1 Koops TNI Habema tengah menggelar patroli pengamanan wilayah sekaligus merespons laporan warga terkait keberadaan kelompok bersenjata di sekitar organisasi masyarakat.

Silakan gulirkan ke bawah

Panglima Koops (Pangkoops) TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menjelaskan bahwa kontak tembak memicu aksi provokasi tembakan terarah dari pihak kelompok bersenjata saat petugas hendak melakukan pemeriksaan.

“Dari laporan yang diterima,kontak tembak terjadi saat tim patroli wilayah mengetahui informasi keberadaan KKB.Saat dilakukan pemeriksaan, kelompok tersebut melepaskan tembakan ke arah aparat sehingga terjadi tembakan baku,” ujar Brigjen TNI Riyanto,Sabtu (24/10).

Usai kontak tembak reda dan sisa anggota KKB melarikan diri ke dalam hutan,aparat melakukan penyusiran intensif di lokasi kejadian.Petugas berhasil mengamankan bukti barang berupa uang tunai senilai Rp88 juta, 18 unit telepon genggam ( handphone ), alat komunikasi handy talky(HT),dokumen,serta atribut kelompok.

Selain itu,prajurit TNI mengamankan sejumlah persenjataan yang ditinggalkan pelaku,meliputi dua pucuk senapan angin,senjata tajam,serta busur dan anak panahnya.Hingga saat ini,pihak yang berwenang masih melakukan proses identifikasi resmi terhadap pemakaman kedua anggota KKB tersebut.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema,Letkol Inf.M.Wirya Arthadiguna,menegaskan bahwa penindakan tegas dan profesional ini dilakukan demi memastikan keselamatan warga sipil agar dapat beraktivitas tanpa rasa takut.

Atas kejadian ini, Koops TNI Habema mengimbau anggota kelompok bersenjata yang masih bersembunyi di hutan dan pegunungan Papua untuk segera menghentikan aksi kekerasan dan kembali ke tengah masyarakat.

“Kepada saudara-saudara kita yang masih berada di hutan dan pegunungan, jalan untuk kembali kepada keluarga dan masyarakat tetap terbuka. Hentikan kekerasan dan bersama-sama membangun kehidupan yang lebih baik bagi generasi Papua,” tegas Brigjen TNI Riyanto.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.