Koma.id – ‘Babak belur’ alias ramai diserang netizen di media sosial, pakar telematika Roy Suryo takut dan dengan cepat langsung menghapus cuitan Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi.
Roy Suryo melalaui ungghannya di Twitter
pada Jumat (10/6/2022) lalu, menyinggung soal rencana kenaikan harga tiket naik ke Candi Borobudur senilai Rp750 ribu.
“Mumpung akhir pekan, ringan2 saja Twit-nya. Sejalan dengan Protes Rencana Kenaikan Harga Tiket naik ke Candi Borobudur (dari 50rb) ke 750 ribu yang (sudah sewarasnya) ditunda itu, nanyak Kreativitas Netizen mengubah salahsatu Stupa terbuka yang ikonik di Borobudur itu, LUCU, he-3x 🤣 AMBYAR,” cuit Roy Suryo.
Juara 1 Satkamling, RT 11 Gandaria Utara Kini Perkuat Pendidikan Lewat Kampung Inggris Gratis
Roy Suryo dinilai menghina agama Buddha dan Presiden Jokowi lewat unggahan cuitan gambar Candi Borobudur.
DPR Desak Polisi Tangkap Roy Suryo
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PKB, Daniel Johan, mendesak tim siber Polri menindak Roy Suryo atas cuitan itu. Pasalnya Rupang Buddha sakral dan disucikan umat Buddha.
“Tinggal tim siber Polri harus memastikan dan melacak pelaku pengedit. Tentu sangat tidak etis mempublikasi hal tersebut karena Rupang Buddha adalah sakral dan disucikan umat,” tegasnya kepada wartawan.











