Koma.id – Pengamat Refky Harun menduga bahwa NasDem sedang berbalik arah dan tak jadi mengusung Anies Baswedan.
Refly mengungkap bagaimana sejumlah skenario bisa dijalankan agar hal tersebut terjadi, salah satunya bujukan istana.
“Pertama, bujuk kembali NasDem ke kubu Istana,” tutur Refly, seperti dikutip dari kanal YouTube-nya, Jumat (13/1/2023).
Refly menilai strategi ini bisa jadi berhasil dilakukan oleh Istana. Dirinya mengungkit pernyataan dari sejumlah tokoh NasDem.
“Kelihatannya belum tentu dikatakan tidak berhasil, karena pernyataan-pernyataan tokoh NasDem ingin menyatakan ‘nggak pateken’ kalau seandainya Anies tidak jadi calon,” terang Refly.
“‘Kami menawarkan, tapi kalau nggak bisa juga nggak pateken (tidak masalah)’, begitulah analisisnya,” sambungnya.
Refly juga menduga bisa jadi deklarasi Partai NasDem sengaja dilakukan untuk menggagalkan Anies.
Hal tersebut gegera mereka yang seperti tegas menolak tawaran Partai Demokrat yang menawarkan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi wakil Anies.
“Bisa jadi NasDem menolak kalau (AHY jadi) wapresnya Anies. Tapi orang akan bertanya, ini jangan-jangan NasDem juga ikut menjadi skenario menggagalkan Anies. Pura-pura mendukung tapi ternyata ujungnya menggagalkan. We don’t know exactly, karena begitulah politik,” tegas Refly.












