Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

Mendag Pastikan Bahan Pokok NTT Aman dan Distribusi Tetap Lancar

×

Mendag Pastikan Bahan Pokok NTT Aman dan Distribusi Tetap Lancar

Sebarkan artikel ini
Mendag
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. (Foto / Istimewa)

Koma.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan ketersediaan dan distribusi bahan kebutuhan pokok di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap terjaga setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7.

Budi mengatakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memantau kondisi pasokan dan distribusi kebutuhan pokok agar bencana tidak berkembang menjadi gangguan pangan maupun memicu kenaikan harga di wilayah terdampak.

Silakan gulirkan ke bawah

“Kami terus akan memonitor mengenai kebutuhan bahan pokok ya, jangan sampai distribusinya terganggu,” kata Budi saat ditemui di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurut Budi, Kemendag telah melakukan identifikasi terhadap sarana perdagangan yang terdampak gempa. Dari hasil pendataan, sedikitnya empat pasar mengalami kerusakan akibat gempa.

Salah satu yang mengalami kerusakan cukup parah adalah Pasar Inpres Ruteng di Kabupaten Manggarai. Sejumlah tiang bangunan pasar mengalami kerusakan sehingga aktivitas di dalam pasar untuk sementara diminta dihentikan demi keselamatan pedagang dan masyarakat.

“Jadi setelah kita identifikasi memang ada empat pasar yang mengalami rusak, (termasuk) Pasar Inpres Ruteng di Manggarai. Kami sudah koordinasi dengan pemerintah daerah… karena banyak tiangnya yang rusak. Jadi kita minta untuk tidak digunakan dulu,” ujar Budi.

Distribusi dari Wilayah Penyangga

Budi mengatakan kerusakan sejumlah pasar tidak boleh sampai menghambat masuknya kebutuhan pokok ke masyarakat.

Untuk itu, Kemendag telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta distributor dan pelaku usaha dari wilayah sekitar NTT. Salah satu wilayah yang menjadi sumber pasokan adalah Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kita sudah koordinasi dengan pelaku usaha agar tetap menjaga pasokan-pasokan terutama pasca bencana ini di NTT,” kata Budi.

Koordinasi dengan wilayah penyangga tersebut dilakukan untuk memastikan jalur distribusi tetap berjalan meskipun terdapat sarana perdagangan yang mengalami kerusakan.

Pemerintah juga terus memantau kondisi perdagangan di daerah terdampak karena aktivitas jual beli di sejumlah pasar belum sepenuhnya kembali normal. Fokus utama pemerintah saat ini masih berada pada penanganan kondisi darurat pascabencana.

Harga dan Stok Dipantau Setiap Hari

Selain menjaga pasokan, Kemendag melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Sistem tersebut digunakan untuk memantau perkembangan harga dan stok kebutuhan pokok di berbagai daerah. Data SP2KP diperbarui secara berkala melalui jaringan pemantauan pasar dan dinas perdagangan. Sistem informasi Kemendag saat ini mencakup ratusan titik pantauan pasar di Indonesia.

Pemantauan tersebut menjadi penting setelah gempa karena kerusakan infrastruktur dan terganggunya aktivitas perdagangan berpotensi memengaruhi distribusi barang.

Budi menegaskan langkah darurat menjadi prioritas pemerintah. Sementara itu, identifikasi terhadap kerusakan sarana perdagangan terus dilakukan untuk menentukan langkah penanganan dan perbaikan selanjutnya.

BNPB Salurkan Bantuan Logistik

Di sisi lain, penanganan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa juga dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BNPB telah memobilisasi bantuan logistik dan peralatan penanganan darurat ke wilayah terdampak, termasuk Kabupaten Sikka. Bantuan tersebut didistribusikan kepada masyarakat menggunakan moda transportasi darat, laut, dan udara.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat, terutama bagi masyarakat yang harus mengungsi akibat kerusakan rumah maupun bangunan.

Sementara itu, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat terus melakukan pendataan kerusakan serta kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah terdampak.

Empat Pasar Terdampak

Kerusakan pada empat pasar menjadi salah satu dampak gempa terhadap aktivitas ekonomi masyarakat NTT. Pasar Inpres Ruteng menjadi perhatian karena tingkat kerusakannya dinilai cukup berat.

Kemendag meminta aktivitas di pasar tersebut dihentikan sementara hingga kondisi bangunan dinyatakan aman. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah risiko terhadap pedagang maupun warga yang beraktivitas di dalamnya.

Meski demikian, Budi memastikan pemerintah tidak membiarkan kerusakan pasar menghambat pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Kemendag akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan distributor untuk mencari jalur alternatif apabila terdapat hambatan distribusi di wilayah terdampak.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap stok bahan pokok tetap tersedia, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap terkendali selama proses pemulihan pascagempa di NTT berlangsung.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.