Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

KPU Putar Otak dengan Format Baru Debat Capres dan Cawapres

×

KPU Putar Otak dengan Format Baru Debat Capres dan Cawapres

Sebarkan artikel ini
Kantor KPU_1
Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat.

Koma.id Pada Rabu malam (6/12/2023), Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat keputusan mengejutkan terkait perubahan format debat calon presiden dan calon wakil presiden untuk pemilu 2024. Langkah ini diambil untuk mengatasi berbagai kontroversi yang muncul terkait dugaan kekurangan.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada malam tersebut, Ketua KPU Hasyim Asy’ari menjelaskan secara rinci keputusan baru yang diambil oleh lembaga tersebut. Sebagai langkah inovatif, KPU memutuskan untuk menggelar tiga kali debat calon presiden dan dua kali debat calon wakil presiden.

Silakan gulirkan ke bawah

Debat pertama akan menjadi panggung bagi calon presiden (capres) untuk beradu gagasan dan visi mereka dalam memimpin negeri. Debat kedua akan menampilkan debat calon wakil presiden (cawapres), memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pandangan dan ide-ide yang mereka bawa untuk mendukung kepemimpinan capres yang mereka dampingi.

Keputusan yang mencuri perhatian adalah debat ketiga, di mana kandidat presiden kembali beradu argumen dan rencana aksi mereka. Sementara itu, debat keempat akan menjadi panggung bagi calon wakil presiden untuk sekali lagi memperkenalkan dan menjelaskan peran serta kontribusi mereka.

Puncaknya, debat kelima atau debat terakhir akan menjadi momen dramatis untuk kedua calon presiden bersaing dalam diskusi yang menentukan. Dengan format yang baru ini.

“Debat pertama itu nanti adalah porsinya untuk debat capres, calon presiden. Debat kedua adalah debat untuk cawapres. Debat yang ketiga adalah debat untuk capres. Debat keempat adalah debat untuk cawapres, dan kelima atau debat yang terakhir itu porsinya adalah untuk debat capres,” kata Hasyim.

Hasyim menambahkan, dalam masing-masing debat, hanya capres atau cawapres yang diperkenankan bicara sesuai jadwal debat yang diumumkan ini. Paslon boleh saling mendampingi dan mendiskusikan jawaban untuk pertanyaan yang diajukan tetapi tidak ikut berdebat.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.