Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

KKB Biadab Bakar Sekolah, Netizen: Mau Mereka Apa Sih? Didiemin Makin Bertingkah, Dikasarin Teriak HAM!

×

KKB Biadab Bakar Sekolah, Netizen: Mau Mereka Apa Sih? Didiemin Makin Bertingkah, Dikasarin Teriak HAM!

Sebarkan artikel ini
KKB Biadab Bakar Sekolah, Netizen: Mau Mereka Apa Sih? Didiemin Makin Bertingkah, Dikasarin Teriak HAM!

Koma.id Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus membuat ulah meneror dan mengintimidasi warga setempat. Terkini, mereka membakar gedung SD, SMP, dan SMK di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Insiden pembakaran itu terjadi di Kampung Borban, Distrik Okbab, Jumat (12/7) sekitar pukul 11.30 WIT. Sekolah yang dibakar merupakan sekolah satu atap.

Silakan gulirkan ke bawah

Tayangkan video pembarakaran oleh KKB tersebut pun viral di media sosial. Netizen pun turut serta bersama mengutuk aksi keji tersebut.

“Maunya mereka apa sih, didiemin makin bertingkah, dikasarin teriak HAM,” kata netizen dalam komentar yang diposting akun @fakta.indo dikutip Koma.id pada Kamis (18/7/2024).

“Sapu rata bersih kkb. Jangan sampai ada satupun yg tersisa tanpa pasukan dan pimpinan , biarkan merdeka tanpa nafas , bilang itu kata terakhir dari solusi ,persetean ham .. tindakan kkb sudah di luar akal sehat .. apapun alasannya,” ujar netizen lain.

“Yg kayak gini masih mau dibela HAM nya???,” ujar netizen yang lain lagi.

Kaops Damai Cartenz 2024, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan tidak ada korban jiwa. Namun, aparat TNI sedang menyelidiki dan mengejar pelaku. “Kami menyayangkan kejadian ini. KKB membakar fasilitas pendidikan yang digunakan masyarakat. Aksi ini menghancurkan masa depan anak-anak yang sangat antusias untuk belajar,” ujar Faizal.

Sementara itu, Juru bicara OPM, Sebby Sambom, mengakui pihaknya yang melakukan pembakaran. “Pasukan kami dari TPNPB OPM telah membakar semua sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK di Distrik Okbab Kabupaten Pegunungan Bintang.,” kata Sebby, Minggu (14/7).

Sebby mengatakan OPM tidak ingin pemerintah Indonesia membangun sekolah dan prasarana di Papua. Ia mengaku hal ini sudah diperingatkan berulang kali.

“Kami tidak menghendaki pemerintah Indonesia membangun prasarana (sekolah) di Papua. Tahap awal kami bakar habis semua sekolah di Papua. Setelah itu prasarana jalan raya dan jembatan, untuk melumpuhkan akses komunikasi. Nanti setelah merdeka, baru kami bangun sendiri sekolah, jalan, dan fasilitas kesehatan,” tambah Sebby.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.