Koma.id – Ratusan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Generasi Milenial Indonesia (GMI) berencana akan menggelar aksi di Gedung DPR pada Rabu (31/8/2022).
Mereka akan menyuarakan aspirasi menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat ini.
Ketua Umum GMI, Albar, mengatakan aksi nanti akan dihadiri lebih dari lima ratus orang di kantor parlemen mendatang.
Mereka menilai, kepemimpinan Presiden Jokowi tidak tepat jika harus memaksakan kenaikan harga BBM.
“Massa 500 orang bisa jadi nambah. Di lihat dari sisi kepemimpinan pak Jokowi ini dengan kenaikan BBM di masa pandemi ini kan belum pulih,” kata Albar kepada Koma.id, Sabtu (28/8/2022).
Dia menegaskan, kebijakan pemerintah terkait rencana kenaikan harga BBM tersebut tidak sejalan dengan aturan atau regulasi yang ada.
“Sampai saat ini gerakan teman-teman menolak. Artinya bahawa kenaikan BBM ini tidak sesuai dengan regulasi hanya melihat satu aspek aja,” paparnya.
GMI berpandangan bahwa perekonomian masyarakat saat ini masih terimbas akibat pandemi Covid-19. Selain itu, pihaknya juga tak hanya untuk menolak namun tetap akan kawal aspirasi itu sampai tuntas.
“Kami DPP GMI akan terus menyuarakan aspirasi rakyat sampai kapan pun. Kita ingin berpihak kepada masyarakat. Siapa lagu kalau bukan mahasiswa dan pemuda yang melakukan,” katanya.













