Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Fraksi Golkar DPR RI Dukung Suyudi Jadi Kapolri, Puji Ketegasan dan Rekam Jejak

×

Fraksi Golkar DPR RI Dukung Suyudi Jadi Kapolri, Puji Ketegasan dan Rekam Jejak

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi Golkar Dpr Ri
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M Sarmuji. (Foto / Istimewa)

Koma.id – Fraksi Partai Golkar DPR RI mendukung Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M Sarmuji menilai Suyudi merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Polri berdasarkan pengalaman dan rekam jejaknya.

Dukungan tersebut disampaikan setelah DPR RI menyetujui pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri dalam rapat paripurna DPR, Kamis (1/10/2026). Persetujuan itu diberikan setelah Suyudi menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.

Silakan gulirkan ke bawah

“Fraksi Partai Golkar mendukung penuh pilihan Presiden. Komjen Suyudi adalah sosok yang tepat untuk memimpin Polri ke depan. Sesuai Undang-Undang Kepolisian, Kapolri diangkat oleh Presiden dengan persetujuan DPR, dan DPR telah memberikan persetujuannya hari ini,” ujar Sarmuji.

Sarmuji mengatakan Suyudi memiliki rekam jejak yang lengkap selama berkarier di kepolisian. Pengalamannya mencakup bidang reserse dan penyidikan hingga memimpin satuan kewilayahan.

Suyudi juga pernah menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025.

Menurut Sarmuji, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Suyudi untuk menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara.

“Komjen Suyudi bukan hanya penyidik yang andal, tetapi juga pemimpin yang tegas ke dalam. Saat menjabat Kapolda Banten, beliau tidak ragu menindak tegas anggotanya yang diduga tidak profesional dalam melayani laporan masyarakat. Ketegasan seperti inilah yang dibutuhkan Polri,” kata Sarmuji.

Soroti Pengalaman Suyudi di BNN

Sarmuji juga menyoroti pengalaman Suyudi selama memimpin BNN. Menurutnya, pengalaman tersebut memperkuat kapasitas Suyudi dalam menghadapi kejahatan lintas wilayah hingga lintas negara.

Salah satu capaian yang disorot adalah keberhasilan mengungkap jaringan narkotika yang melibatkan buronan internasional yang diduga menjadi aktor utama penyelundupan sekitar dua ton sabu.

Penangkapan tersebut dilakukan melalui kerja sama lintas negara dan lintas instansi di Kamboja.

“Itu capaian penting. Bandar besar yang bersembunyi di luar negeri pun bisa dijangkau. Pengalaman ini akan menjadi modal berharga bagi Polri dalam memerangi narkoba dan kejahatan transnasional,” ujar Sarmuji.

Menurutnya, pengalaman Suyudi menangani kasus narkotika dan kejahatan lintas negara dapat menjadi modal penting ketika kini memimpin seluruh jajaran Polri.

Golkar Yakin Polri Makin Profesional

Sarmuji optimistis kepemimpinan Suyudi dapat membawa perubahan positif bagi institusi Polri.

Ia berharap Polri ke depan semakin profesional, humanis dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, masyarakat membutuhkan polisi yang mampu merespons laporan dengan cepat, menegakkan hukum secara adil serta memberikan pelayanan secara profesional dan bersih.

“Kami yakin di bawah Komjen Suyudi, Polri akan semakin profesional, humanis, dan dekat dengan rakyat. Masyarakat menginginkan polisi yang cepat merespons laporan, adil dalam menegakkan hukum, dan bersih dalam pelayanan. Komjen Suyudi punya rekam jejak untuk mewujudkan itu,” kata Sarmuji.

Sarmuji juga menyampaikan apresiasi kepada Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas pengabdiannya selama memimpin Polri.

Menurutnya, pergantian pucuk pimpinan Polri harus menjadi momentum untuk memasuki babak baru dengan tetap menjaga netralitas, soliditas serta sinergi dengan TNI dan seluruh elemen bangsa.

“Kami berterima kasih kepada Jenderal Listyo atas dedikasinya. Kini saatnya Polri melangkah ke babak baru bersama Komjen Suyudi, tetap menjaga netralitas, soliditas, dan sinergi dengan TNI serta seluruh elemen bangsa,” imbuh Sarmuji.

DPR sebelumnya menyetujui pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri sekaligus pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan tersebut. Setelah mendapat persetujuan DPR, Suyudi kemudian dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada 1 Oktober 2026.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.