Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Dubes China Diminta Audit Gusminar dan Presiden PetroChina

×

Dubes China Diminta Audit Gusminar dan Presiden PetroChina

Sebarkan artikel ini
Aksi di kedubes china
Aksi unjuk rasa massa aksi dari APIP JAMBI di depan Kedubes China pada hari Rabu, 5 Juli 2023.

KOMA.IDSejumlah massa aksi yang mengatasnamakan diri Aliansi Pergerakan Pemuda Intelektual Peduli Jambi (APIP-JAMBI) menggelar aksi unjuk rasa secara damai di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) China, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/7).

Di dalam tuntutannya, mereka mendesak pihak Kedubes China untuk segera melaporkan Presiden Petrochina, Qian MinYang ke kantor pusat Petrochina, karena tindakan otoriternya dan ketidakprofesionalannya dalam menjalankan tugas.

Silakan gulirkan ke bawah

“Hal ini penting untuk dilakukan agar segera dilakukan penyelidikan dan penggantian terhadap Presiden Qian MinYang,” kata koordinator Lapangan, Zuhri di lokasi.

Kemudian, Zuhri juga mendesak pihak Kedubes China untuk berkoordinasi dengan kantor pusat Petrochina agar melakukan audit forensik seluruh kebijakan yang diambil Presiden Qian MinYang, utamanya yang berkaitan dengan organisasi dan proses pengadaan barang dan jasa di perusahaan plat merah negara tirai bambu itu.

Ia menduga, Presiden Qian MinYang tidak melakukan perbaikan dan tindakan sama sekali terkait kebijakan keselamatan kerja.

“Bahkan semua personal Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dari tingkat VP Technical dan Business Development sampai ke level Manager, tidak diberikan sanksi disiplin ataupun penggantian,” kata Zuhri.

Pun terkait proses pengadaan jasa, Zuhri juga meminta pihak Kedubes China untuk menyelesaikan dugaan praktik tindak pidana korupsi yang dilakukan Vice President Supply Chain Management (VP SCM) and Operation Support PetroChina, Gusminar.

Menurut Zuhri, tindakan KKN yang berlangsung di bawah kepemimpinan Gusminar tidak boleh dibiarkan begitu saja. Untuk itu, ia meminta agar dilakukan penggantian terhadap VP SCM Gusminar.

“Proses pengadaan barang dan jasa, serta tata kelola perusahaan bisa berlangsung lebih baik dengan cara menunjuk personal yang memiliki integritas,” tuturnya.

Terakhir, pemuda asal Jambi tersebut juga meminta Duta Besar China untuk segera berkomunikasi dengan kantor pusat Petrochina terkait komitmen Petrochina Indonesia untuk pencapaian target produksi dan K3.

Permintaan itu disampaikan melihat adanya insiden kecelakaan beruntun di area operasi Petrochina dalam waktu berdekatan, yaitu tanggal 18 Desember 2022 dan 10 Januari 2023.

Saat itu, kata Zuhri, para pekerja selesai melakukan perbaikan kebocoran pipa gas yang menghubungkan sumur West Betara ke Betara Gas Plant (BGP).

“Dari delapan pekerja yang terluka, enam diantaranya dievakuasi ke jakarta sejak senin 19 Desember 2022 untuk menerima perawatan intensif,” tukasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.