Koma.id, Jakarta – Gerakan untuk memperjuangkan hak atas tunjangan kinerja dosen terus meluas seperti yang dilakukan oleh Aliansi Dosen PNS LLDIKTI Indonesia.
Awal mula gelombang protes ini di mulai oleh ADAKSI, kemudian menyasar pada gerakan organisasi dosen lainnya yang secara massif terjadi, sebagai upaya mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi yang tidak jelas dalam menetapkan tunjangan kinerja (Tukin) Dosen.
Polda Metro Jaya Sebut Perusakan Fasilitas Umum Demo 27 Agustus Dilakukan Kelompok Perusuh
Dosen-dosen di bawah Kemendiktisaintek sebagaimana diketahui berperan penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan ilmu pengetahuan.
Namun, ironisnya, para dosennya belum menerima tunjangan kinerja yang seharusnya menjadi hak mereka. Ketua Presidium Aliansi Dosen PNS LLDIKTI Indonesia, Zulkifli Mappassomba yang juga aktivis ADAKSI menyikapi bahwa, demi kesetaraan dan keadilan.









