Koma.id– Komandan Polisi Danpomdam Jaya, Kolonel Cpm Irysad Hamdie Bey Anwar mengatakan, terduga pelaku pembunuhan pemilik warung sate di bekasi bernama Widodo Cahya Putra, merupakan pecatan TNI AD. Terduga pelaku itu adalah anak korban yang juga bernama Dimas Rismawan (22).
“Yang bersangkutan dalam proses pemecetan karena kasus disersi,” ucap Kolonel Cpm Irsyad ketika dikonfirmasi wartawan di Bekasi, Jum’at (30/6/23).
Meki demikian belum membeberkan secara rinci terkait terkait figur Dimas dan penyebab pemecatannya dari anggota TNI.
Menhan Sjafrie: Masyarakat Harus Gotong Royong Tangani Karhutla, Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah
Tambahan informasi, Reskrim Polres Metro Bekasi Kota mendapatkan laporan dari Piket Reskrim Regu V tentang penemuan mayat diduga merupakan kasus pembunuhan.
Kejadian ini dilaporkan pada hari Kamis, 29 Juni 2023, sekitar pukul 10.00 WIB. TKP berada di Warung Sate Solo Mas Wid, Jalan Raya Pejuang Blok C No. 596, RT. 005/RW.012, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
Korban bernama Widodo Cahya Putra, penjual sate di Bekasi diduga tewas ditikam oleh anaknya sendiri.
Dari informasi yang dihimpun redaksi, kronologis kejadian ini berawal dari sekitar pukul 06.00 WIB, Indah Ngatini, istri korban dan dua anaknya Wulan Ayu Novita Sari dan Dimas Rismawan pergi shalat di masjid, sementara korban tidak ikut.
Setelah pulang dari shalat, Dimas Rismawan masuk kamar dan mengambil pisau, setelah itu menusuk ayahnya di bagian punggung kanan dan akhirnya tewas.








