Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

Kapolri Hadiri Silaturahmi Akbar Bersama 6.500 Eks Anggota Jama’ah Islamiyah Peringati 81 RI

×

Kapolri Hadiri Silaturahmi Akbar Bersama 6.500 Eks Anggota Jama’ah Islamiyah Peringati 81 RI

Sebarkan artikel ini
Silaturrahmi Kapolri Dan Eks Ji
Silaturrahmi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan para eks petinggi dan anggota Jamaah Islamiyah (JI).

KOMA.ID, SOLO – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menghadiri acara Silaturahmi Akbar bersama Garda Satya NKRI di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tasyakuran dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia ini dihadiri oleh sekitar 6.500 eks anggota Jemaah Islamiyah (JI) dari Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Silakan gulirkan ke bawah

Garda Satya NKRI adalah wadah bagi para mantan anggota JI yang dipimpin oleh Ustadz Para Wijayanto (Mantan Amir JI). Acara ini adalah implementasi nyata dari road map sistematis selama 5 tahun yang disusun oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) Polri pasca-deklarasi pembubaran JI pada 30 Juni 2024 lalu.

Orasi Kebangsaan dan Penguatan Moderasi

Sebelum prosesi utama bersama Kapolri dimulai, acara dibuka dengan Orasi Kebangsaan bertema “Mensyukuri Kemerdekaan dan Mencintai NKRI”. Sesi ini menghadirkan pandangan dari tokoh agama terkemuka, yaitu Dr. KH. Tafsir, M.Ag (Ketua PWM Jateng), serta perwakilan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jateng.

Kepala Densus 88 AT Polri, Inspektur Jenderal Polisi Sentot Prasetyo, dalam laporannya menegaskan komitmen penuh kepolisian dalam mengawal proses reintegrasi sosial para mantan anggota JI agar kembali setia pada ideologi Pancasila.

Hingga saat ini, sebanyak 7.942 eks anggota di 28 provinsi telah aktif mengikuti program pembinaan dan 19 pelatihan kemandirian ekonomi yang difasilitasi oleh Polri bersama kementerian terkait.

Dialog Terbuka dan Sesi Tanya Jawab

Suasana dialogis yang inklusif sangat terasa saat Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka sesi tanya jawab langsung di atas podium bersama para anggota Garda Satya NKRI. Sesi interaktif ini melibatkan perwakilan dari berbagai latar belakang, di antaranya: Sri Kustiyai, SST, Bdn., M.Keb – Istri dari Herlambang (mantan narapidana terorisme JI). Iwan Asapa – Mantan DPO dari kelompok JI kasus Poso yang telah berhasil menyelesaikan program rekonsiliasi dan deradikalisasi.

Sebagai simbol kembalinya mereka ke pangkuan NKRI, Ustadz Para Wijayanto menyerahkan cinderamata khusus dari Garda Satya NKRI kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Program Integrasi Berkelanjutan

Rangkaian acara juga diisi dengan diskusi panel strategis yang mengupas tuntas masa depan program integrasi. Diskusi yang dimoderatori oleh Ust. Bambang Sukirno ini menghadirkan tiga narasumber utama: Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani, S.I.K. (Wakadensus 88 AT), memaparkan materi mengenai perjalanan eks anggota JI dan roadmap integrasi.Ust. Ir. Para Wijayanto (Dewan Pakar Rumah Wasathiyah), mengulas pemahaman Wasathiyah (moderat) dalam mencintai negara. Prof. Dr. H. Muhammad Saerozi, M.Ag (Wakil Rektor Bid. Administrasi Umum UIN Salatiga), memproyeksikan program penguatan ekonomi berbasis komunitas.

Seluruh rangkaian acara ditutup secara khidmat dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta, KH. Drs. Imam Suhadi, M.Si. Melalui silaturahmi akbar ini, Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berharap dapat terus memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, dan mematikan ruang bagi bangkitnya afiliasi kelompok ekstremis baru di Indonesia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.