Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Pengungkapan Sindikat Buzzer Bukti Polri Makin Adaptif Hadapi Kejahatan Digital

Views
×

Pengungkapan Sindikat Buzzer Bukti Polri Makin Adaptif Hadapi Kejahatan Digital

Sebarkan artikel ini
Rilis Sindikat Buzzer
Konferensi pers di Polda Metro Jaya pengungkapan jaringan penyebar hoaks, Senin (27/7/2026). (Foto / Istimewa)

Koma.id Ketua Umum Forum Koordinasi Penegak Hukum (Forkogakum) Tasrif M. Saleh menilai keberhasilan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap sindikat buzzer menjadi bukti Polri semakin adaptif dalam menghadapi kejahatan digital yang terus berkembang. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan aparat penegak hukum mampu merespons pola kejahatan siber yang semakin terstruktur dan kompleks.

Tasrif mengatakan keberadaan buzzer yang menyebarkan hoaks, fitnah, propaganda, dan manipulasi informasi melalui media elektronik tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa. Ia menilai tindakan cepat yang dilakukan Ditreskrimum Polda Metro Jaya menunjukkan kesiapan Polri menghadapi ancaman baru di ruang digital.

Silakan gulirkan ke bawah

“Keberadaan buzzer yang menyebarkan hoaks dan propaganda tidak dapat dianggap sebagai persoalan sepele. Tindakan cepat yang dilakukan Ditreskrimum Polda Metro Jaya patut diapresiasi karena menunjukkan kesiapan Polri menghadapi pola kejahatan baru di era digital,” kata Tasrif, dikutip Rabu (29/7/2026).

Akademisi Universitas Jayabaya itu mengingatkan penyebaran disinformasi yang dilakukan secara sistematis berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. Karena itu, menurutnya, penegakan hukum harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan karakter kejahatan digital yang terus berubah.

Tasrif menilai Polri tidak cukup hanya bertindak setelah tindak pidana terjadi, tetapi juga harus memiliki kemampuan mendeteksi sejak dini pola penyebaran disinformasi, memetakan jaringan, serta memanfaatkan teknologi dalam proses penegakan hukum. Ia menyebut pendekatan tersebut menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi kejahatan siber modern.

Menurutnya, keberhasilan mengungkap jaringan buzzer tersebut menjadi indikator bahwa Polri semakin siap menghadapi ancaman digital yang berkembang seiring kemajuan teknologi. Ia berharap upaya penegakan hukum terhadap kejahatan siber terus diperkuat guna menjaga stabilitas nasional dan kepercayaan publik.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.