Koma.id – Fraksi Partai Golkar di Komisi III DPR RI mendesak Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri mengusut tuntas dugaan korupsi tata kelola batu bara, termasuk menelusuri dan menyita seluruh aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi.
Desakan tersebut disampaikan Ketua Kelompok Fraksi Partai Golkar Komisi III DPR RI, Rikwanto, dalam rapat Komisi III DPR RI yang membahas perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi batu bara, Sabtu (11/7/2026).
Rikwanto mengatakan Fraksi Partai Golkar sangat menyayangkan apabila dugaan korupsi justru melibatkan aparat penegak hukum. Menurutnya, kasus tersebut harus dibongkar secara menyeluruh tanpa pandang bulu.
“Terima kasih Pak Ketua. Kami dari Fraksi Partai Golkar sangat menyayangkan dan juga sangat mengecam ternyata di antara aparat penegak hukum ada yang berperilaku sebaliknya. Ini dari Fraksi Golkar kita minta untuk diusut tuntas,” ujar Rikwanto.
Ia juga meminta penyidik tidak hanya berhenti pada pengungkapan pelaku, tetapi turut menelusuri keberadaan aset-aset yang diduga merupakan hasil kejahatan.
“Kita juga masih banyak dengar informasi-informasi di tempat-tempat persembunyian dari harta-harta yang tidak jelas yang diduga hasil daripada kejahatan ini untuk diungkap,” tegasnya.
Menurut Rikwanto, pengembalian aset negara harus menjadi bagian penting dalam penanganan perkara korupsi. Oleh karena itu, penyidik diminta mengoptimalkan penelusuran aset (asset tracing) dan pemulihan kerugian negara agar hasil tindak pidana tidak lagi dapat dinikmati oleh para pelaku.
Selain mendorong pengusutan secara menyeluruh, Fraksi Partai Golkar juga menyatakan dukungan terhadap pembentukan Panitia Kerja (Panja) Komisi III DPR RI yang akan mengawal proses penanganan perkara dugaan korupsi batu bara.
Rikwanto menegaskan Panja diharapkan dapat memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Dan dalam hal ini Fraksi Golkar mendukung sepenuhnya Panja untuk menangani kasus ini dengan ketuanya adalah ketua kami Pak Habiburokhman. Terima kasih,” ujarnya.












