Koma.id– Pendiri Saiful Mujani Research Center and Consulting, Saiful Mujani, menyatakan masyarakat dinilai semakin takut berbicara politik secara terbuka pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan survei yang dilakukan pada Maret 2026, tingkat keberanian masyarakat untuk menyampaikan pandangan politik disebut menurun dibandingkan masa awal reformasi, dengan skor yang kini hanya berada di angka tiga dari skala sepuluh.
“Pada awal reformasi, kalau dibuat skala dari 0 sampai 10, skor waktu itu tujuh. Sekarang, hanya mendapatkan angka tiga,” kata Saiful Mujani dikutip.
Saiful menilai temuan tersebut menunjukkan ruang kebebasan berpendapat semakin menyempit. Mengacu pada teori demokrasi Varieties of Democracy (V-Dem), ia juga menyebut kebebasan berekspresi berada pada titik rendah, disertai meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kesewenang-wenangan aparat dan pelanggaran konstitusi. Menurutnya, rasa takut tersebut perlu dilawan demi menjaga kualitas demokrasi.







