Koma.id – Presiden Prabowo Subianto memperingatkan mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang nakal. Presiden memperingatkan mereka untuk kembali ke jalan yang benar.
Presiden menyarankan kepada mitra MBG yang nakal untuk cepat-cepat melapor jika ingin selamat. Momen itu terjadi saat Presiden Prabowo berpidato di hadapan 12.000 penggerak dan mitra MBG, di Sentul, Bogor, Rabu (3/6/2026).
“Di sini tadi dilaporkan ke saya 5.000 mitra. Coba angkat tangan mitra-mitra. Angkat tangan mitra-mitra. Biar saya lihat tampang-tampang kalian. Angkat tangan mitra yang yakin dia mitranya yang baik, angkat tangan. Oke, turun mitra yang baik. Turun mitra yang baik,” ujar Presiden Prabowo.
“Mitra yang berengsek angkat tangan! Mitra yang berengsek angkat tangan! Enggak ngaku ya? Saudara-saudara, kalaupun saudara mitra yang berengsek tapi tidak mau ngaku, saya beri kesempatan, kembali lah ke jalan yang benar. Kembali lah ke jalan yang benar,” sambung dia.
Namun, jika mitra MBG yang nakal itu ingin menguji apakah dirinya lebih pintar dari NKRI, Prabowo mempersilakan mereka mencobanya.
Alarm Bahaya Ekonomi! Rupiah Jebol Rp18.000 per Dolar AS, IHSG Terjun Bebas ke Level 5.700
“Jadi, saudara-saudara, soalnya waktu saya minta mitra yang berengsek, enggak ada yang angkat tangan, ya sudah ya. Gue…gue sudah warning loh ya,” imbuh Presiden Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional. Presiden mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakil kepala BGN, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang untuk menjadi kepala BGN. Nanik akan didampingi dua wakil kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Tak lama usai dicopot Presiden, tiga mantan pimpinan BGN tersebut ditangkap oleh Kejagung. Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola MBG.













