Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Dugaan Awal Akibat Korsleting Listrik

Views
×

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Dugaan Awal Akibat Korsleting Listrik

Sebarkan artikel ini
Kebakaran Di Rsud Syekh Yusuf Gowa
Kebakaran yang melanda RSUD Syekh Yusuf Gowa pada hari Jumat 29 Mei 2026.

KOMA.ID, SULSEL – Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan dua bangunan di lingkungan RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting instalasi listrik yang memicu kebakaran pada Gedung Radiologi lama dan Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSRS).

Pasca-kejadian yang berlangsung pada Jumat (29/5/2026) siang itu, tim gabungan dari Polres Gowa langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

Kapolsek Somba Opu Kompol Hambali mengatakan, pihaknya bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan kebakaran dari pihak rumah sakit.

“Setelah diketahui informasi kebakaran kami langsung ke lokasi,” kata Hambali, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, saat petugas kepolisian tiba, proses pemadaman telah dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Gowa yang dibantu armada dari Kota Makassar.

“Di lokasi juga sudah ada Damkar Gowa dibantu Damkar Makassar,” ujarnya.

Hambali menjelaskan, penyelidikan masih berlangsung dan polisi telah memasang garis polisi di sejumlah area yang terdampak kebakaran. Meski demikian, indikasi awal mengarah pada gangguan instalasi listrik.

“Olah TKP ini untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Tapi untuk dugaan awal penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa, dr Gaffar, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang petugas laundry yang melihat kepulan asap muncul dari salah satu sisi bangunan rumah sakit.

“Petugas langsung mengambil inisiatif mencari bantuan. Ada tiga APAR yang digunakan sambil menunggu pemadam kebakaran datang,” kata dr Gaffar.

Pihak rumah sakit kemudian melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) guna mencegah kobaran api meluas ke area pelayanan kesehatan.

Menurut dr Gaffar, salah satu bangunan yang terdampak adalah gedung IPSRS yang selama ini digunakan untuk menyimpan sekaligus memperbaiki berbagai peralatan rumah sakit.

“IPSRS itu tempat semua instalasi alat rumah sakit yang rusak dibawa ke sana,” ujarnya.

Kepulan asap tebal yang sempat masuk ke area Instalasi Gawat Darurat (IGD) membuat sejumlah pasien panik. Namun pihak rumah sakit bergerak cepat dengan melakukan evakuasi sebelum kondisi memburuk.

“Pasien IGD sempat panik, tapi dievakuasi lebih awal dan saat ini sudah kembali tenang,” jelasnya.

Meski kebakaran sempat menimbulkan kekhawatiran, manajemen RSUD Syekh Yusuf memastikan fasilitas pelayanan utama tetap aman dan tidak mengalami kerusakan. Sejumlah alat medis penting, termasuk perangkat CT Scan, juga dipastikan tidak terdampak.

“Yang jelas, di dua gedung utama, CT Scan dan alat-alat utama aman,” tegas dr Gaffar.

Di sisi lain, Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Gowa, Syamsul Bahri, menjelaskan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.36 WITA. Saat itu sebagian besar pegawai rumah sakit tengah melaksanakan Salat Jumat.

“Dalam waktu 10 menit personel maupun seluruh kekuatan armada tiba di lokasi kebakaran,” kata Syamsul.

Melihat potensi kebakaran yang cukup besar, Damkar Gowa segera meminta bantuan tambahan dari Damkar Makassar. Sebanyak 12 unit mobil pemadam dan sekitar 30 personel diterjunkan untuk mengendalikan api.

Petugas berjibaku selama sekitar 30 menit hingga kobaran api berhasil dipadamkan, sebelum dilanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan sumber kebakaran dan menghitung kerugian yang ditimbulkan.

“Untuk dugaan sementara kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting instalasi listrik,” tutup Syamsul Bahri.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.