Koma.id | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.
Kehadiran Kapolri menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi nasional sekaligus sarana pelestarian budaya Nusantara. Rabu (22/07).
Dalam peninjauannya, Kapolri melihat langsung berbagai produk unggulan UMKM dari seluruh provinsi, mulai dari batik, tenun, songket, ulos, fesyen, tas, aksesori, perhiasan, kerajinan tangan, hingga kuliner khas daerah.
Skala Penyelenggaraan
- 374 peserta dari berbagai provinsi.
- 727 stan terdiri atas 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 dapur bersama.
- 29 pertunjukan seni budaya seperti tarian daerah, parade wastra Nusantara, peragaan busana, dan musik tradisional.
Febrie Adriansyah Masih Dilarang Bepergian
Bazar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 dengan tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya.”
Selain menjadi ajang promosi, bazar juga menghadirkan enam sesi talkshow yang membahas isu strategis, antara lain pengembangan usaha, pemanfaatan AI untuk promosi digital, legalitas usaha dan hak kekayaan intelektual, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Kegiatan ini melibatkan mitra strategis seperti BRI, Telkomsel, Pegadaian, JNE, serta Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Sinergi tersebut diharapkan memperkuat ekosistem UMKM melalui pembiayaan, digitalisasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, dan perluasan akses pasar.
Seluruh rangkaian berlangsung aman dengan pengamanan 393 personel gabungan Divpropam Polri dan Polda Metro Jaya.
Kehadiran Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk mendukung pemberdayaan UMKM, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta memperkuat pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.








