Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Sampah Roket China Melintas di Langit Lampung dan Anyer Banten

Views
×

Sampah Roket China Melintas di Langit Lampung dan Anyer Banten

Sebarkan artikel ini
Img 20260405 Wa0000
Sampah Antariksa berupa tubuh roket (rocket body) asal China melintas di langit Provinsi Lampung, Sumatera. (Foto / Istimewa)

Koma.id – Fenomena benda bercahaya misterius yang melintasi langit Lampung pada Sabtu (4/4) malam dipastikan bukan komet atau meteor. Objek tersebut diduga merupakan sampah antariksa berupa tubuh roket (rocket body) asal China.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL), Annisa Novia Indra Putri, saat dikonfirmasi terkait fenomena tersebut.

Silakan gulirkan ke bawah

Annisa menjelaskan bahwa objek yang terlihat bukanlah benda langit alami, melainkan sisa peluncuran roket yang terbakar saat memasuki kembali atmosfer Bumi.

“Bukan komet. Dari gerakan dan pecahannya itu bukan ciri komet. Kemungkinan besar adalah sampah antariksa dari tubuh roket China CZ-3B R/B,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa komet yang saat ini melintas sebenarnya berada dekat dengan Matahari, bukan di sekitar Bumi. Oleh karena itu, fenomena yang terlihat di langit Lampung dipastikan bukan komet.

Annisa juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang karena fenomena tersebut tidak berbahaya.

“Tidak (berbahaya) karena benda jatuh yang turun ke Bumi sudah berinteraksi dengan atmosfer dan terbakar, sehingga biasanya hanya sisa-sisa saja yang sampai ke permukaan Bumi,” jelasnya.

Sebelumnya, warga di Provinsi Lampung sempat dihebohkan dengan kemunculan benda bercahaya yang melintas di langit malam. Dalam video yang beredar, terlihat objek terang meluncur perlahan dengan ekor cahaya panjang dan tampak terpecah-pecah.

Sejumlah warga yang menyaksikan fenomena tersebut langsung merekam dan membagikannya di media sosial. Sebagian dari mereka menduga benda itu merupakan meteor jatuh.

“Eh, apa itu? Meteor ya? Kok pecah-pecah gitu, panjang banget apinya,” ujar salah satu suara dalam video yang beredar.

Fenomena ini kemudian dipastikan sebagai sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi, bukan peristiwa astronomi alami.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.