Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Di Hadapan Kapolri dan Pejabat, Prabowo Perintahkan Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Views
×

Di Hadapan Kapolri dan Pejabat, Prabowo Perintahkan Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

KOMA.ID, KARAWANG – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meyakini bahwa Indonesia akan menjadi negara yang kuat. Namun harus didukung oleh seluruh stakeholder yang ada. Sehingga ia pun meminta kepada para jajarannya untuk bisa membantunya, termasuk dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

“Para pejabat, para pemimpin, rekan-rekan saya, pembantu-pembantu saya. Saya minta dukunganmu. mari kita bersatu, mari kita kompak, kita Lawan korupsi, kita berantas penyelewengan, kita tegakkan hukum, jangan ragu-ragu,” kata Prabowo dalam acara Panen Raya dan Swasembada Pangan di kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Silakan gulirkan ke bawah

Hadir dalam acara tersebut di antaranya ; Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Menteri Pertahanan Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ATR/PBN Nusron Wahid.

Kemudian tampak juga Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Meneko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

Tak ketinggalan pula tampak Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala BRIN Arif Satria, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, hingga sejumlah kepala daerah, khususnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dalam aspek penegakan hukum dan pemberantasan korupsi tersebut, Prabowo mengklaim bahwa negara telah berhasil melakukan penindakan terhadap para penyeleweng lahan kebun sawit yang melanggar hukum. Bahkan di tahun ini, upaya penindakan dan penegakan hukum tersebut akan terus ditingkatkan.

“Kita sudah menguasai sudah kita empat juta hektar kebun kelapa sawit yang melanggar hukum, dan tahun 2026 mungkin kita akan sikat tambahan 4 atau 5 juta lagi,” ujarnya.

Selain kebun sawit ilegal, Prabowo juga mengklaim telah melakukan penindakan terhadap para penambang ilegal yang selama ini beroperasi. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan aset negara agar tidak dikorupsi.

Karena dalam benaknya, Prabowo tak ingin ada uang rakyat yang dikorupsi. Semua harus kembali kepada rakyat tanpa terkecuali.

“Kita sudah bertindak terhadap ratusan tambang ilegal, sudah ratusan triliun kita selamatkan. Masih banyak yang bocor, (maka) terus kita kerja, karena uang rakyat harus bener-bener dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia, tidak boleh sepeser rupiah pun tidak sampai ke rakyat, ini tekad saya sebagai presiden yang dilantik dan dipilih oleh rakyat,” tegas Prabowo.

Ditambah lagi, sepanjang perjalanan kepemimpinan nasionalnya setahun terakhir, Prabowo merasa bahwa tim di Kabinet Merah Putih pun sudah membuktikan dedikasinya.

“Ini tugas kabinet merah putih. Alhamdulillah, setelah satu tahun saya melihat kabinet yang saya pimpin bekerja, saya bangga, kerja sama kita cukup baik, kita sudah menjadi tim yang tidak usah menunggu perintah, sudah mengerti,” ucapnya.

Lantas, Prabowo juga bersyukur ia diberikan tim yang kompak dan solid. Bahkan mereka sudah sangat paham dengan apa yang menjadi tugas dan wewenang mereka masing-masing.

“Ibarat tim sepak bola masing-masing sudah mengerti tugasnya yang striker, yang di tengah, yang bertahan, yang cadangan pun tahu menjadi cadangan yang baik. Pada saatnya akan dimainkan,” pungkas Prabowo.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.