Koma.id — Polri mendirikan “Media Center & Posko Bantuan” di area SPKT Bandara Soekarno‑Hatta (Soetta), sebagai pusat koordinasi dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di sejumlah provinsi di Pulau Sumatra.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan media center tersebut dilengkapi fasilitas pendukung peliputan dan koordinasi. “Penyaluran bantuan kemanusiaan harus cepat, tepat, dan akurat agar warga terdampak segera mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan,” ujar Budi, Selasa (9/12/2025).
Besok Kepung Bundaran HI, Mahasiswa Se-Jabodetabek Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
Kapolri Siapkan Nobar Gratis Piala Dunia 2026 dari Mabes hingga Polsek, UMKM Ikut Kecipratan Berkah
Langkah Serentak Bantuan Polri
Sejak awal Desember 2025, Polri telah mengirimkan logistik bantuan dan personel menuju wilayah terdampak bencana di Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pada 1 Desember 2025, dua pesawat kargo dioperasikan untuk mengirim 3,8 ton logistik, termasuk makanan siap saji, selimut, dan peralatan darurat.
Hingga awal Desember, sebanyak 219 personel Polri dari berbagai satuan disiagakan dan diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta untuk mendukung operasi bantuan dan mitigasi bencana.
Polri menegaskan bahwa meskipun fokus utama adalah bantuan kemanusiaan, institusi tetap menjaga komitmen terhadap penegakan hukum untuk menghindari potensi penyelewengan bantuan. Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan hambatan distribusi melalui layanan gratis Call Center Polri 110, yang tersedia 24 jam.
Harapan Transparansi dan Efisiensi Bantuan
Dengan hadirnya media center di bandara internasional, Polri berharap proses distribusi bantuan dapat lebih terkoordinasi, transparan, dan dipantau secara real-time oleh publik maupun media. Ini dianggap penting agar bantuan sampai tepat sasaran dan penyalahgunaan dapat dicegah.
Polri juga menyatakan akan terus memonitor setiap jalur distribusi bantuan hingga ke lokasi terdampak, bekerja sama dengan instansi pemerintah, TNI, serta lembaga pemulihan bencana dan kemanusiaan.













