Koma.id | Bandung Barat – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan dan Tanda Kehormatan Bintang Sakti kepada 14 tokoh militer dan purnawirawan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Komando Pasukan Khusus (Pusdiklat Kopassus), Batujajar, Kabupaten Bandung Barat.
Upacara berlangsung khidmat dengan melibatkan personel dari berbagai matra TNI serta dihadiri pejabat tinggi negara, pimpinan TNI-Polri, dan keluarga penerima penghargaan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan negara atas jasa luar biasa para prajurit dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.
“Pengabdian mereka adalah warisan keberanian dan kehormatan yang patut dikenang dan diteladani,” ujar Prabowo.

Sebanyak 12 tokoh menerima kenaikan pangkat Jenderal Kehormatan, terdiri dari lima penerima bintang empat, enam penerima bintang tiga, dan satu penerima bintang dua. Di antaranya adalah Letjen TNI (Purn) Yunus Yosfiah, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Letjen TNI (Purn) Herindra, Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo, dan Letjen TNI (KKO) Ali Sadikin yang menerima pangkat Jenderal Kehormatan bintang empat. Minggu (10/08).
Sementara itu, Tanda Kehormatan Bintang Sakti disematkan kepada Letjen TNI Mar (Purn) Muhammad Alfan Baharudin dan Letda (Purn) Darius Bayani. Penghargaan ini diberikan kepada prajurit yang menunjukkan keberanian, keperwiraan, dan jasa luar biasa dalam pertempuran atau operasi militer strategis.
Letda (Purn) Darius Bayani dan Mayjen TNI (Purn) Taufik Hidayat, yang juga menerima pangkat Jenderal Kehormatan bintang dua, diketahui merupakan bagian dari operasi militer Mapenduma tahun 1996 yang dipimpin langsung oleh Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Danjen Kopassus. Operasi tersebut berhasil membebaskan 11 sandera dari Tim Ekspedisi Lorentz ’95 yang disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Penganugerahan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan penghargaan kepada para prajurit yang telah berkontribusi besar bagi bangsa dan negara, baik dalam masa aktif maupun setelah purna tugas.








