Koma.id – Aksi demonstrasi menolak uang kuliah tunggal (UKT) di Kampus Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Kamis (22/5), berlangsung ricuh antara mahasiswa dan aparat kepolisian yang mengamankan lokasi.
Aksi unjuk rasa penolakan kenaikan UKT ini berlangsung di Kampus Uncen Perumnas III Waena, Distrik Heram, dan Kampus Uncen Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.
Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus Jadi Sorotan, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pengusutan Total
Demo yang awalnya berlangsung aman dan lancar, tiba-tiba terjadi aksi saling dorong, hingga terjadi pemukulan terhadap aparat kepolisian oleh massa aksi.
PBNU Kejagung Jangan Kendor Berantas Korupsi
Hal ini memicu terjadinya rusuh, hingga truk milik aparat kepolisian Polresta Jayapura Kota dibakar oleh massa aksi.
Kapolresta Jayapura Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fredrickus Maclarimboen, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kericuhan saat demo tolak UKT berlangsung di Kampus Uncen Perumnas III, Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.
Kericuhan ini sempat membuat anggota kepolisian mundur ke lokasi yang aman, sedangkan para mahasiswa yang melakukan aksi tetap berada di dalam kampus Uncen Perumnas III Waena.













