Koma.id, Jakarta – Setahun pasca penetapan Pulau Rempang sebagai Kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Eco-City, gelombang penolakan masyarakat tidak kunjung menurun.
Isu tersebut mendapatkan sorotan dari mantan Ketua KPK Abraham Samad dan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu yang langsung mengunjungi Batam.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
Kedua tokoh ini sebelumnya juga melakukan penolakan pada PSN PIK 2.
Keduanya menilai PSN Rempang Eco-City yang diteruskan oleh Presiden Prabowo Subianto adalah warisan buruk dari pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.
Dan mereka mendesak agar Presiden Prabowo membatalkan proyek tersebut.













