Koma.id, Jakarta – Majelis Ulama Nusantara (MUN) menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan pembangunan PSN PIK 2.
Juru bicara MUN, Kyai Mohamad Ashshiddiqi, menegaskan bahwa ulama memiliki peran untuk menengahi keadaan serta mendukung kebijakan yang membawa kemaslahatan bagi umat.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
Oleh karenanya, jangan sampai permasalahan politik dan kepentingan lainnya, mengaitkan PSN PIK 2 yang memiliki tujuan baik untuk umat menjadi terhambat, bahkan tidak dilanjutkan.
Namun berbeda bagi puluhan perwakilan masyarakat di sepanjang Pantau Utara Tangerang, Banten, yang selama ini terkena dampak proyek tsb yang mendatangi kantor Komnas HAM di Jakarta, Kamis (14/2/2025) kemarin.
Mereka datang bersama sejumlah tokoh nasional diantaranya Abraham Samad (Mantan Ketua KPK Periode 2011-2015) Prof Hafidz Abbas (Mantan Ketua Komnas HAM Periode 2012-2017), Eros Djarot, Said Didu, dan Usman Hamid.
Mereka melaporkan selama ini telah terjadi dugaan pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh pihak PIK 2 dengan memperalat aparat negara di lapangan.













