Koma.id, Jakarta – Politikus PDI Perjuangan Aria Bima kritik wacana Kepala Daerah dipilih oleh DPRD. Aria menyebut efektivitas anggaran tak tepat dijadikan alasan.
Aria Bima menyebut perubahan sistem Pilkada harus dipertimbangkan plus dan minusnya. Ia mengatakan pemilihan bukan hanya melahirkan seorang kepala daerah, tetapi pemimpin yang bisa mengajak rakyat untuk produktif mengembangkan ekonomi.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
Sementara itu, mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md mengatakan, usulan agar pemilihan kepala daerah atau pilkada diubah dari pemilihan langsung menjadi dipilih oleh DPRD perlu dipertimbangkan.
Menurut Mahfud, pelaksanaan pilkada tidak langsung yang dipilih oleh DPRD akan membuat korupsi lebih terbatas dan lebih terfokus.
Sedangkan, Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Herman N. Suparman mengatakan wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) secara tertutup melalui DPRD akan memperlemah sistem pembangunan otonomi daerah. Wacana ini juga dinilai bakal menggerus proses demokratisasi politik lokal.













