Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Pasca Penyerangan Rombongan Kyai NU, Ketua PWNU Jabar Imbau Pengurus NU Kab Karawang Jaga Kondusifitas & Tak Mudah Terprovokasi

Views
×

Pasca Penyerangan Rombongan Kyai NU, Ketua PWNU Jabar Imbau Pengurus NU Kab Karawang Jaga Kondusifitas & Tak Mudah Terprovokasi

Sebarkan artikel ini
Pasca Penyerangan Rombongan Kyai NU, Ketua PWNU Jabar Imbau Pengurus NU Kab Karawang Jaga Kondusifitas & Tak Mudah Terprovokasi

Koma.id, Kab Karawang – Para Ulama dan sesepuh NU Kab Karawang menghimbau pengurus NU Jawa Barat, khususnya Ketua PCNU Kab. Karawang untuk tetap menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif pasca kejadian Rais Syuriah NU Bekasi, Ikhsan Nudin Al Badawi, dan rombongannya diserang oleh massa tak dikenal di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, pada Sabtu malam (10/8).

“Kita tetap menjaga kondusifitas, jangan mudah terprovokasi dan mudah diadu domba. Karena itu akan merugikan kita sebagai warga negara Indonesia,” ungkap Ketua PWNU Jawa Barat KH Juhadi Muhammad, dalam pesan video yang beredar.

Silakan gulirkan ke bawah

Pihaknya pun berpesan agar Pengurus dan kader NU di Kab Karawang tetap kompak, bersatu dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta NKRI tetap utuh.

“Kita tetap kompak, tetap bersatu, sebagaimana NKRI tetap utuh dan tidak boleh ada seorangpun yang merusak NKRI,” katanya.

Selain itu, dia menyesalkan atas terjadinya penyerangan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab kepada pengurus NU yaitu Rois Syuriah MBC NU Kec. Cikarang juga anggota Banser Kab. Karawang yang terjadi tadi malam.

“Kejadian ini menurut saya memang sudah direncanakan oleh mereka. Oleh karena itu saya berharap kepada aparat penegak hukum Kepolisian, Kapolres Karawang dan Polda Jawa Barat segera menangkap oknum-oknum yang telah melakukan penganiayaan kepada pengurus NU dan anggota Banser,” paparnya.

“Dengan gerakan cepat aparat penegak hukum maka mudah-mudahan permasalahan ini bisa segera diselesaikan,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.