Koma.id – Warga Kota Bandung Raya saat ini harus mulai waspadai pergerakan Sesar Lembang. Telah diketahui terdapat 15 kecamatan di Bandung Raya yang masuk ke dalam zona merah Sesar Lembang.
Patahan aktif tersebut memilliki jalur yang sangat panjang hingga 29 KM. Jalur Sesar Lembang membentang jauh, melewati Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, hingga Jatinangor Sumedang. Beberapa kecamatan di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat bahkan masuk zona merah Sesar Lembang. Setidaknya ada 15 kecamatan yang tersebar di Bandung Raya masuk dalam zona merah tersebut.
Artis hingga Anggota DPR Dukung Nadiem
Sebagaimana diketahui, Sesar Lembang menjadi ancaman nyata yang bisa sebabkan gempa berskala besar di Bandung dan sekitarnya. Para peneliti memperingatkan risiko bahaya jika Sesar Lembang kembali bergerak. Bahkan jika gempa akibat guncangan Sesar Lembang terjadi, kerugian materil bisa mencapai puluhan triliun rupiah.
Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mudrik Rahmawan Daryono memetakan bahaya dibalik Sesar Lembang, jika patahan ini kembali aktif dan sebabkan guncangan gempa. Mudrik mengatakan patahan aktif yang membentang hampir mencapai 30 km ini bisa menyebabkan gempa bumi sebesar 6,5 magnitude.
Guncangan gempa tersebut lebih besar dari pada gempa di Yogyakarta pada 2006 silam. Jika terjadi guncangan gempa hingga 6,5 magnitude, kerugian bisa sangat besar.

Gempa akibat Sesar Lembang sendiri terakhir terjadi pada 560 tahun lalu. “Jadi, secara hitungan tahap siklus gempa bumi atau ulang tahun gempa bumi itu, kita (Sesar Lembang) pada fase pelepasan energi. Itu fakta dari penelitian kami. Jadi, sudah 560 tahun belum pernah terjadi gempa bumi lagi,” kata Mudrik.
Siklus gempa akibat Sesar Lembang terjadi dari 170-670 tahun. Artinya, kita sedang berada di fase akhir pelepasan energi. “Kalau kami hitung siklus gempa buminya, antara 170 sampai 670 tahun. Jadi, kita sudah berada pada fase-fase itu,” jelas Mudrik.
Maka dari itu, penting kiranya pemerintah melakukan mitigasi bencana baik struktural maupun non struktural. Sebab sesar aktif ini sewaktu-waktu berpotensi menimbulkan gempa yang cukup merusak dan menelan korban jiwa.
Menanggapi informasi tersebut, Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Supartoyo menyampaikan, Badan Geologi sudah melakukan indentifikasi terhadap sesar aktif di wlayah Sesar Lembang.
“Kalau dari hasil sebelumnya kan sekitar 2 mm, itu dari hasil secara geologi. Apabila memang ada penambahan laju kecepatan pada Sesar Lembang, hal itu bukan berarti akan terjadi gempa bumi mengingat ada banyak faktor yang bisa menyebabkan pelepasan energi pada sesar tersebut,” Jelas Supartoyo.
Dengan bertambahnya laju kecepatan itu bukan berarti akan mengakibatkan pelepasan energi atau gempa bumi karena gempa bumi itu sifatnya unik. “Belum tentu karena kecepatannya tiba-tiba bertambah dia akan melepas secara tiba-tiba dan menjadi gempa bumi, karena banyak faktor,” jelasnya.
Bisa jadi pelepasan energi yang sudah lama terakumulasi di Sesar Lembang tidak sekaligus berlangsung melainkan berakumulasi sehingga tidak berdampak secara menyeluruh. “Maka apa pun data yang diberikan, menurut saya tetap saja, karena kita kan tidak akan tahu kapan dia akan melepaskan energi karena itu menyangkut waktu, kapan, di mana dan berapa besarannya,” katanya.
“Jadi menurut saya mari kita tingkatkan upaya-upaya mitigasi saja. Daripada nanti itu menjadi isu-isu yang berkembang (hoax),” pungkas Supartoyo.
Berikut 15 kecamatan yang masuk zona merah Sesar Lembang.
- Kecamatan Cibiru, Kota Bandung.
- Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.
- Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.
- Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.
- Kecamatan Regol, Kota Bandung.
- Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung.
- Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung.
- Kecamatan Lengkong, Kota Bandung.
- Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung.
- Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
- Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
- Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
- Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
- Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
- Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.










