Koma.id– Mahkamah Konstitusi Indonesia diguncang dengan langkah Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) mengumumkan pencopotan Anwar Usman, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua MK. Keputusan ini juga disertai dengan larangan tegas bagi Anwar Usman untuk terlibat dalam perkara perselisihan hasil Pemilu, termasuk Pilpres, Pileg, dan Pilkada 2024 mendatang.
Dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan melalui akun YouTube Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman dengan penuh keyakinan menyampaikan pesan bahwa siapapun yang berupaya merenggut karakter, karier, dan martabat serta kehormatan besar keluarganya, takkan mampu menciptakan kisah yang lebih indah dan luar biasa daripada rancangan Ilahi, Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Tentu tidak akan lebih baik dan indah dibandingkan skenario atau rencana Allah Subhanahu Wata’alah Tuhan Yang Mahakuasa,” kata Anwar Usman seperti dikutip, Rabu (8/11/2023).
Usulan Natalius Pigai Ditolak, Pengamat Sebut Jabatan Strategis Polri Tak Perlu Diisi Sipil
Dalam menghadapi fitnah yang dianggapnya keji dan kejam terhadap dirinya dan keluarganya, Anwar Usman hanya berserah diri kepada Allah. Setiap langkah yang diambilnya saat ini didasari oleh doa dan usaha terbaik demi kepentingan bangsa dan negara.
“Semoga yang selalu memfitnah yang membuat isu yang menyudutkan diri saya dan keluarga saya atau yang menzalimi saya diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta’ala,” tutup Anwar Usman.













