Koma.id– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera meminta konfirmasi dari mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), terkait dugaan aliran uang ke Partai Nasdem. Yakni Uang terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat SYL selama menjabat Mentan.
Pihak-pihak terkait, termasuk saksi dan tersangka lainnya dalam kasus Kementan, juga akan dimintai keterangan oleh KPK mengenai aliran uang dari SYL ke Nasdem. Informasi dari mereka akan menjadi kunci untuk mengungkap sepenuhnya asal usul aliran uang tersebut.
Sejauh ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah SYL, Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan, Muhammad Hatta, dan Sekretaris Jenderal Kementan, Kasdi Subagyono. Ketiganya saat ini telah berada dalam tahanan KPK.
“Perlu kami sampaikan kami pasti akan menelusuri lebih jauh melalui beberapa pihak yang nanti dipanggil sebagai saksi maupun langsung kepada para tersangka yang sudah KPK umumkan,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Senin (16/10/2023).
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, sebelumnya telah mengungkapkan dugaan aliran uang dari SYL ke Nasdem pada konferensi pers penahanan SYL dan Hatta pada Jumat, 13 Oktober 2023. Jumlah uang yang diduga terlibat dalam aliran ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah.






